Unpas Torehkan Rekor ORI, Deklarasi Ribuan Relawan Mahasiswa Anti Narkoba

Kongkritnya, jelas Dadan, Unpas sejak lama telah memiliki leading sector yang menangani masalah tersebut, yakni korp sukarela alias KSR. Bekerja sama dengan sejumlah pihak, salah satunya Palang Merah Indonesia (PMI).

Selain rutin melakukan tes urine, pihaknya juga menggalakkan kegiatan forum discussion group (FDG) terkait narkoba. Dimana para mahasiswa yang berasal dari berbagai jenjang, turut serta mendiskusikan isu narkoba.

“Jadi, kami menjadikan yang disebut student center learning by narkoba. Mahasiswa sebagai garda terdepan untuk menyatakan bahwa kami menolak narkoba,” tegasnya.

Dia menuturkan, hingga saat ini, total mahasiswa relawan anti narkoba, tercatat ada sebanyak kurang lebih 10 ribu relawan. Termasuk apabila menghitung total jumlah para alumni yang terlibat.

“Insyaallah efektif menekan kasus narkoba. Terbukti dengan sembilan tahun terakhir, kami dinobatkan oleh BNN sebagai kampus anti narkoba,” tuturnya.

Sementara itu, target sosialisasi untuk saat ini, Dadan menjelaskan bahwa bakal menyasar para mahasiswa Unpas. Semua mahasiswa. Termasuk jenjang magister hingga doktor.

“Keterlibatan unsur akademika kami libatkan. Dosen, akademisi, serta alumni. Target sosialisasi 20 ribu, total mahasiwa di Unpas,” ungkapnya.

“Istilahnya, sekecil langkah kami tutupi, recovery. Antisipasi. Tapi selama ini, apalagi empat tahun terakhir, ada praktek kedokteran. Itu juga jadi bagian kami, armada yang menghalau peredaran narkoba di kampus kami,” pungkasnya. (zar)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan