Bima Arya Lepas Tim PSB, Bertanding di Liga 3 Seri 1 Jawa Barat

BOGOR – Memulai perjuangannya dalam mengarungi perhelatan Liga 3 Seri 1 Jawa Barat di Bekasi, tim sepakbola kebanggaan Kota Bogor, Persatuan Sepakbola Bogor (PSB) resmi dilepas Wali Kota Bogor, Bima Arya di Halaman GOR Pajajaran, Jalan Pemuda, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor pada Jumat, 23 September 2022 sore.

“Ini Insya Allah jadi awal dari babak baru dan mimpi baru, kita niatkan bermain dengan sepenuh hati, semaksimal dan seoptimal mungkin, penuh semangat, kompak dan solid, Insya Allah menang. Ikhtiar yang terbaik, hasil dan selebihnya Allah SWT yang menentukan. Selamat berjuang, Kota Bogor mendukung dan mendoakan kalian,” ungkap Bima Arya saat memberikan motivasi.

Kepada manajer, pelatih, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor serta pihak lain yang mendukung PSB, Bima Arya meminta untuk mengawal dan memberikan dukungan.

Ketua Umum PSB, Nasrul Zahar mengungkapkan rasa syukur tim PSB Bogor yang diasuh Coach Wahyu TB selaku pelatih utama dan berisikan 27 pemain bisa dilepas secara resmi Wali Kota Bogor, Bima Arya, sehingga hal itu memberikan dorongan dan motivasi para pemain serta tim secara keseluruhan untuk berjuang secara maksimal.

“Ini menjadi momentum penting, saya berharap motivasi yang diberikan menjadi tenaga ekstra guna mencapai target lolos penyisihan grup, semoga bisa juara grup atau runner up,” kata Nasrul.

Tim PSB Bogor yang akan berlaga selama 10 hari di Bekasi, mulai 24 September hingga 2 Oktober 2022 menurut Nasrul telah dipersiapkan selama beberapa bulan ke belakang, dengan dibekali latihan fisik, taktik dan motivasi sehingga para pemain maupun persiapan tim menjadi lebih matang.

Dirinya yakin PSB bisa bersaing dan melangkah lebih jauh dibanding capaian tahun sebelumnya.

Hal serupa disampaikan Kapten PSB Bogor, Heri Kurniawan. Sebagai salah satu pemain senior, dirinya menilai persiapan lebih baik dan komposisi tim yang akan bertanding lebih merata.

“Sebagai kapten tim, selain bermain maksimal, saya juga harus mengajak dan mendorong para pemain, khususnya yang baru atau junior untuk bertanding lebih fight. Pertandingan pertama kita harus menang, karena itu menjadi kunci yang berdampak bagi mental ke depan, jadi harus menang,” tegas Heri.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan