Gangguan Mimpi Buruk: Gejala Psikologis, Penyebab, & Komplikasi

Editor:

Trauma. Pengalaman berupa mengalami kecelakaan, cedera, pelecehan fisik atau seksual atau peristiwa traumatis lain juga bisa menjadi penyebab.

Orang dengan pengidap gangguan stress pascatrauma (PTSD) kerap mengalami fenomena seperti ini.

Kurang tidur. Waktu tidur yang tidak menentu dan bangun tanpa jam teratur juga menjadi penyebabnya. Dalam hal ini, orang dengan pengidap insomnia juga kerap mengalami fenomena seperti ini.

Buku dan film menakutkan. Karya fiksi, bagi beberapa orang, juga bisa menjadi faktor kehadirannya ketika tidur. Mimpi buruk bisa merupakan proyeksi dari buku fantasi atau film horor.

KOMPLIKASI

Jika mimpi sering terjadi, maka ia memiliki dampak buruk bagi aktivitas sehari-hari:

Ngantuk. Rasa ngantuk berat atau berlebihan pada siang hari tentu akan mengganggu kegiatan belajar di sekolah atau di tempat kerja, misal. Itu menjadi bahaya ketika pekerjaan seseorang adalah seorang pengemudi.

Kekacauan psikologis. Gangguan mimpi buruk mengakibatkan suasana hati jadi tidak menentu, bahkan membikin depresi, dan kecemasan.

Takut tidur. Mimpi buruk yang sudah menjadi teror membuat seseorang takut untuk tidur. Sebab, mereka tidak mau mengalaminya lagi.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *