Penderita Diabetes Boleh Makan Cokelat, Begini Syaratnya

Penderita Diabetes Boleh Makan Cokelat, Begini Syaratnya
Penderita Diabetes Boleh Makan Cokelat, Begini Syaratnya (Foto: Freepik)
0 Komentar

Jabarekspres.com – Semua orang sudah mengetahui jika cokelat merupakan makanan yang manis, sehingga tidak boleh dikonsumsi oleh penderita diabetes.

Oleh karena itu, cokelat termasuk daftar makanan yang sebaiknya dihindari oleh para penderita diabetes.

Jadi, apakah penderita diabetes tidak boleh makan cokelat? Sebagaimana dilansir dari FIN pada 14 Juni 2022, berikut penjelasannya.

Baca Juga:Seberapa Penting Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)? Begini PenjelasannyaBagaimana Cara Mendidik Anak Bungsu agar Tidak Manja? Berikut Informasinya

Memang, pada dasarnya cokelat tidak dianjurkan untuk penderita diabetes, kecuali cokelat tertentu.

Cokelat yang dimaksud di atas adalah jenis dark chocolate atau cokelat hitam. Selama memenuhi kriteria cokelat hitam yang dianjurkan, maka tidak masalah jika  para penderita diabetes ingin mengonsumsinya.

Cokelat hitam dipercaya bisa menjaga gula darah tetap stabil, kemudian meningkatkan kerja hormon insulin yang sangat baik untuk semua orang.

Untuk kriteria cokelat hitam itu sendiri adalah cokelat hitam yang mengandung setidaknya kakao dengan kadar 70 persen.

Syarat lainnya yaitu ketika memakan cokelat hitam dengan kadar kakao 70 persen, disarankan untuk membatasi konsumsi gula 15-30 gram per hidangan.

Terkait dengan kompisisi kakao pada cokelat hitam, bisa dilihat dengan membaca kandungan yang digunakan produsen pembuat cokelat hitam, melalui informasi gizi yang tertera di kemasan.

Cokelat hitam menyehatkan jantung

Belum banyak orang mengetahui apabila mengonsumsi cokelat hitam secara rutin misalnya setiap pagi, diklaim mampu mengurangi resiko terkena penyakit jantung.

Baca Juga:7 Manfaat Memasak untuk Kesehatan Mental, Simak InformasinyaBenarkah Memelihara Kucing Bikin Wanita Susah Hamil? Ini Penjelasannya

Menurut Profesor Saverio Stranges yang merilis temuannya pada British Journal of Nutrition, kandungan tinggi antioksidan dalam cokelat yaitu flavanoid dari jenis cokelat ini, adalah alasan benefit sehat yang diklaimnya.

Penelitian ini sendiri melibatkan setidaknya 1.153 partisipan, usia antara 8-69 tahun, yang mengambil bagian dari studi Observation of Cardiovascular Risk di Luxemburg.***

0 Komentar