Hari Lahir Pancasila, Diskominfo jabar Beri Apresiasi Film Kabayan Milenial

Kadis Kominfo Jawa Barat, Ika Mardiah saat memberikan sambutan sekaligus mengapresiasi kepada film Kabayan milenial di Hari Lahir Pancasila. Rabu (1/6). (Foto: Sandi Nugraha/Jabar Ekspres)
Kadis Kominfo Jawa Barat, Ika Mardiah saat memberikan sambutan sekaligus mengapresiasi kepada film Kabayan milenial di Hari Lahir Pancasila. Rabu (1/6). (Foto: Sandi Nugraha/Jabar Ekspres)
0 Komentar

BANDUNG – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat (Jabar) secara resmi telah memberikan apresiasi kepada produser, sutradara hingga para pemain sinetron si Kabayan Milenial. Penghargaan tersebut diberikan Diskominfo Jawa Barat bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada Tanggal 1 Juni 2022.

Kepala Diskominfo Jawa Barat, Ika Mardiah mengatakan penghargaan tersebut diberikan pada Hari Lahir Pancasila lantaran isi sinetron atau film dari Kabayan Milenial telah menyampaikan nilai-nilai budaya dan agama yang dianut oleh masyarakat suku Sunda sekaligus nilai-nilai Pancasila.

“Jadi ini sinetron si kabayan milenial menunjukkan bagaimana kita berbudaya bermasyarakat yang dilandasi dengan nilai-nilai Pancasila,” ujarnya di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (1/6).

Baca Juga:Kejar Target! Anthony Sinisuka Ginting Akan Tampil Maksimal di Indonesia Masters 2022Gaji ke-13 PNS Cair Bulan Juli 2022, Segini Besarannya

Selain itu, Ika juga mengungkapkan bahwa film tersebut telah mengangkat budaya di Jawa Barat hingga karakter orang Sunda yang diwakili oleh kabayan dengan kecerdasan dan kekinian. Akan tetapi, tetap menjungjung tinggi nilai-nilai agama dan budaya.

“Jadi film Kabayan petani milenial ini merupakan bentuk implementasi Pancasila. Dan itu nanti akan dicerminkan dalam film Kabayan ini,” katanya.

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua produksi Sinetron si Kabayan Milenial, Pamriadi menjelaskan bahwa revitalisasi cerita Kabayan yang dilakukan oleh Diskominfo Jawa barat ini merupakan suatu upaya yang patut mendapatkan apresiasi dari kita semua.

Sebab, Pram sapaan akrabnya menjelaskan Jawa Barat ini kaya akan nilai produk budaya yang beragam seperti halnya cerita rakyat yang dibungkus dengan perkembangan zaman.

“Salah satunya didalam Si Kabayan ini, itu benang merahnya tidak boleh putus. Lagu-lagu sudah kekinian itu saya rasa tidak ada masalah mau versi hip-hop dan sebagainya.Tetapi kita juga harus ingat nilai-nilai yang yang terkandung dalam lagu pilu tentang kabayan juga harus dipelajari lagi. Oh ini nih identitas Kabayan seperti in,” pungkasnya. (mg4)

0 Komentar