oleh

MUI Kecam Aksi Rara Ramal Anak Ridwan Kamil, Rara: Rara Haturkan Maaf ya

JABAREKSPRES.COMMajelis Ulama Indonesia (MUI) kecam keras aksi Rara Istiati Wulandari atau Rara Pawang Hujan karena meramalkan anak Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril akan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Wakil Ketua Umum MUI Buya Anwar Abbas kecam Rara karena menilai ramalan yang dibuatnya sama dengan praktek perdukunan. Dia juga meminta Rara tidak membuat gaduh dengan ramalannya.

“Agama Islam melarang umatnya berhubungan dengan dukun. Oleh karena itu, MUI mengimbau umat Islam menjauhi praktik perdukunan,” kata Buya Anwar Abbas, Sabtu (28/5).

Selain Kecaman dari MUI, banyak tanggapan miring yang menyayangkan apa yang dilakukakn Rara, karena terkesan tidak menghormati dan tidak menunjukkan rasa empati terhadap yang sedang mendapat musibah.

Baca Juga:  Diburu Densus 88, Pimpinan Khilafatul Muslimin Ternyata Pernah Terlibat Terorisme

Bahkan unggahan Rara tentang Ramalannya juga sempat menjadi trending di media sosial Twitter, dan menuai ribuan komentar negatif terhadap aksinya tersebut.

Rara yang kini dikenal sebagai paranormal menanggapi santai kecaman dari MUI tersebut.

“Buat MUI yang memberikan himbauan dan kecaman buat Rara soal anak Pak Ridwan Kamil dinilai bikin gaduh ya Rara haturkan maaf ya,” kata Rara, dikutip dari akun Instagramnya @rara_cahayatarotindigo pada Minggu (29/5).

Pawang hujan MotoGP Mandalika itu mengungkit ketika dia meramal anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan hasil jitu.

Baca Juga:  Tokoh Sunda Nilai Ridwan Kamil Layak Maju Jadi Capres

“Rara pernah meramal anak presiden Jokowi mas Gibran diprediksi akan menjadi walikota atas izin Allah Tuhan YME waktu menjawab ramalan itu bisa terjadi,” jelas Rara.

Rara meramalkan Gibran pada Februari 2020. Saat itu, Gibran belum dapat rekomendasi dari partai PDIP untuk maju di Pilkada Solo.

Dikatakan Rara, kala itu masih banyak yang menduga Gibran tidak akan mendapat kendaraan politik. Bahkan ada yang menyebut Gibran tidak mungkin jadi walikota Solo.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.