Kapolresta Bogor Tanggapi Video Viral Pengaduan Pedagang Buah Ke Jokowi

Kasus Pungli di Pasar Bogor Berdeatan dengan Loksi Istana Bogor
Tangkapan layar video viral dua pedagang mengadu ke Jokowi, tentang Ujang Sarjana, korban pungli yang dijadikan tersangka.
1 Komentar

Saat itu, Ujang Sarjana didatangi sejumlah orang yang diduga preman yang memaksa para pedagang membeli air minum kemasan yang dijual orang tersebut.

Emiral bahkan mengungkap, berdasarkan kesaksian pedagang lainnya, sekelompok orang itu melakukan pemaksaan sambil membawa senjata tajam.

Untuk menjual air minum kemasan itu, mereka selalu mengintimidasi dan mengancam para pedagang.

Baca Juga:Istri Pegawai Dishub Makasar Takjubnya Saat Memandikan Jenazah NadjamuddinSelesai Jalani Rehabilitasi, Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Kini Bebas 

Hal itu ditolak Ujang Sarjana dan juga banyak pedagang lainnya yang berujung pada percekcokan mulut.

Akan tetapi Emiral menegaskan bahwa saat itu tidak terjadi pemukulan atau pengeroyokan.

“Saya menginformasikan berdasarkan informasi pedagang,” bebernya.
Namun anehnya, dua bulan berselang, tepatnya pada 2 Desember 2021, ada laporan ke Polsek Bogor Tengah terhadap Ujang Sarjana.

Dalam laporan itu, Ujang Sarjana dituding melakukan pengeroyokan terhadap dua orang, yakni Ade Agus Susanto alias Komeng dan Ardiansyah.

Emiral menyatakan, dalam BAP, Ujang Sarjana juga sudah membantah tuduhan pengeroyokan atau pemukulan.

“Tapi kasusnya terus bergulir hingga berkas dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan,” ujar Emiral.

Emiral menduga, dalam kasus ini, telah terjadi kriminalisasi terhadap Ujang Sarjana.

Baca Juga:Kasus Dugaan Aparat Salah Tangkap Begal, KomnasHAM Temukan Banyak KejanggalanMinimalisir Resiko Kesehatan Selama Mudik, Kemenkes Siapkan 13 Ribu lebih Fasilitas Kesehatan dan 340 Pos Mudik Lebaran

“Dimana korban (pemerasan dan pungli) malah dijadikan tersangka. Dan sebaliknya, tersangka seolah jadi korban,” tegas dia. (pojoksatu/rit)

1 Komentar