Berbuka Puasa dengan Menu Nusantara? Yuk Sambangi Kafe Jenderal Kopi Buwas Nusantara

Jabarekspres.com – Mau berbuka puasa di kafe? Yuk coba melipir ke Kafe Jenderal Kopi Buwas Nusantara yang berada di Jalan RE Martadinata Nomor 219 (Jalan Riau), Kota Bandung.

Selama Ramadan ini, Kafe Jenderal Kopi Buwas Nusantara punya menu paket iftar yang harganya terjangkau bagi para pencinta kuliner.

Owner Kopi Jenderal Kopi Buwas Nusantara, FX Edbert Luhur, mengatakan, di kafe ini tersedia pilihan empat paket menu iftar, yakni paket A, B, C, dan D.

“Kami pertama kalinya membuat menu iftar yang harganya terjangkau sekelas kafe dan pengunjung bisa makan dengan kualitas Jenderal Kopi. Per orangnya hanya Rp100 ribu dan sudah bisa menikmati semua menu ditambah mendapatkan free takjil yang setiap harinya berbeda-beda,” kata Edbert saat ditemui, Minggu (17/4).

Menu paket A dan B disajikan untuk empat orang dengan banderol harga Rp400 ribuan dan paket C juga D untuk delapan orang dengan harga Rp900 ribuan.

Untuk paket A, pengunjung bisa menikmati menu, di antaranya kurma, takjil, nasi putih, fried noodle saikoro, sauted kailan with garlic, ikan dori asam manis, dan hot tea.

Sedangkan untuk paket B, terdiri dari kurma takjil, nasi putih, bala-bala, soto Bandung, ikan dori acar kuning, sambal buwas, dan hot tea.

“Menunya itu sengaja kami siapkan dengan semua mengusung terkait Nusantara. Sebab, mayoritas orang kan kalau ke kafe buka puasanya mengikuti kafenya, semisal western atau lainnya. Dan kami kan cenderung ke Nusantara ditambah orang-orang kan lidahnya lebih dekat ke nasi dan makanan yang berkonsep seakan makanan rumahan tapi yang berbeda dengan kualitas kitchen di sini,” bebernya.

Bagi Anda yang berminat untuk berbuka puasa di Jenderal Kopi ini, kata FX Edbert, bisa melakukan reservasi terlebih dahulu. Sebab, pihaknya mengutamakan yang telah melakukan reservasi dan memesan menu.

“Kalau momen Ramadhan itu kan dalam waktu bersamaan makannya sehingga perlu ada persiapan di kitchen kami. Kemarin akhir pekan saja total reservasi mencapai 200 orang. Jadi, kitchen kami harus menyiapkan makanan sebanyak itu di jam yang sama, agar konsumen tak kecewa karena telat berbuka,” ungkapnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan