Contohnya, Dirreskrimum Polda DIY Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi pernah mengatakan bahwa kejahatan jalanan seharusnya tidak selalu dikaitkan dengan kata tersebut.
Ia bahkan menyebut bahwa penggunaan kata tersebut saat ini sudah digunakan secara salah kaprah. Padahal, kata tersebut memiliki arti yang baik dan positif, dikutip dari CNN Indonesia, Selasa (5/4/2022).
Dalam konteks kematian Daffa, misalnya, pihak kepolisian mencatat bahwa kejadian tersebut memiliki motifnya.
Baca Juga:Inilah Info Terbaru Tarif Tol Trans Jawa dan Rutenya, Persiapan MudikKondisi Terkini Ade Armando, Jubir PSI: Semangatnya Tidak Terluka Sama Sekali!
Dengan kata lain, menurut catatan kepolisian, Daffa meninggal karena beberapa tindakannya, knalpot bisingnya, telah menyinggung para pelaku.
Artinya, sejalan dengan penyelidikan kepolisian, kematian Daffa tidak berangkat dari motif “mencari korban secara acak” seperti yang selalu dikaitkan dengan klitih.
Atas dasar itulah beberapa pihak melayangkan keberatannya bahwa setiap kejahatan jalanan itu tidak seharusnya dikaitkan dengan kata tersebut.
