Keprihatinan Umat Islam New York Mengenai Tarawih di Times Square

Keprihatinan Umat Islam New York Mengenai Tarawih di Times Square
Keprihatinan Umat Islam New York Mengenai Tarawih di Times Square. Sumber Foto: Zainab Iqbal/Middle East Eye
0 Komentar

Seorang warga Brooklyn bernama Farah Zaidi mengomentari pelaksanaan tarawih di Times Square itu. Ia menyebut bahwa tarawih yang digelar di gemerlap Times Square itu hanya akan menjadi tontonan belaka.

“Apakah mereka akan benar-benar mampu membungkam Times Square, yang secara harfiah merupakan tempat paling bising di mana musik berputar keras, sementara mereka melafalkan firman-firman Allah yang paling indah? Semoga berhasil,” kata Zaidi.

Sami Rizwan, warga lainnya, mengatakan pada Middle East Eye bahwa uang yang digunakan SQ untuk menyelenggarakan tarawih di Times Square itu lebih baik dipakai untuk membeli makanan dan kemudian diberikan kepada para tunawisma atau orang-orang yang tidak mampu lainnya.

Baca Juga:Seorang Pria di Jaktim Diamankan Polisi usai Onani di Depan Rumah WargaPelatih Persib Telah Temukan Catatan Buruk Tim & Siap Juara Musim Depan

“Saya yakin, ia (SQ) menghasilkan banyak uang sebagai YouTuber. Dan ia bisa menggunakannya untuk memberi makan seribu orang. Dia bisa menyumbangkannya ke salah satu pantries. Semua perbuatan amal tidak mesti mencolok,” ungkap Rizwan.

Middle East Eye sudah menghubungi departemen Perizinan New York untuk mengkonfirmasi status resmi acara tersebut, tetapi belum mendapatkan tanggapan.

Juga tidak jelas apakah ada masjid, walikota atau pihak berwenang setempat yang mendukung proyek tersebut atau terlibat dalam penyelenggaraan acara tersebut.

0 Komentar