Terpeleset, Kakek 67 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Ciliwung

BOGOR – Seorang kakek yang dikenal rajin membersihkan sampah disekitar sungai, terpeleset jatuh masuk kedalam sungai, lalu terseret arus air hingga tenggelam di sungai Ciliwung.

Kakek bernama Gunawan Roddi atau yang lebih dikenal warga dengan nama Goci (67) tersebut merupakan warga Kampung Bantar Peuteuy, RT 04/03, Kelurahan Tajur, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Si Kakek diduga meninggal dunia lantaran terjatuh ke dalam aliran Sungai Ciliwung, terseret arus hingga tenggelam dan menghilang, pada Minggu (6/3) Pagi.

Berdasarkan keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Ujang mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB.

Sebelum kejadian, Ujang melihat Goci sedang membersihkan sampah di sebelah jembatan yang menghubungkan Kampung Bantar Peuteuy, Kelurahan Tajur dengan Kampung Parung Banteng, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

“Tiba-tiba korban terpeleset ke bawah dan langsung terjatuh ke aliran air Sungai Ciliwung. Korban sempat meminta tolong, tetapi langsung menghilang tidak terlihat lagi,” katanya.

Melihat peristiwa tersebut, Ujang langsung melaporkan kejadian itu kepada warga sekitar.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Teofilo Patrocinio Freitas mengatakan, pihaknya menerima laporan tersebut sekitar pukul 09.10 WIB dan tiba di lokasi kejadian pukul 10.05 WIB.

Pencarian korban dilakukan personel TRC-PB BPBD Kota Bogor bersama Tim SAR Gabungan, dengan sistem dua Search and Rescue Unit (SRU).

“SRU I mencari korban dengan menyelami dasar sungai, dan SRU II menggunakan perahu karet sambil melakukan pemantauan secara visual di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya.

Sekitar pukul 13.55 WIB, tim gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.

“Korban berhasil ditemukan oleh tim penyelam di dasar aliran air sungai Ciliwung. Saat ini korban sudah dibawa ke rumah duka,” tutupnya. (jpnn/rit)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan