Kakak Bunuh Adik Setelah Ditelepon Ibu, Begini Kronologinya

Evakusi Korban: Setelah Olah TKP kasus kakak bunuh adik, Aparat Polsek Kenjeran pasang Police Line di kediaman Rudi di Jalan Kedinding Lor, Gang Flamboyan. (Foto:Septian Nur Hadi/Jawapos)
Evakusi Korban: Setelah Olah TKP kasus kakak bunuh adik, Aparat Polsek Kenjeran pasang Police Line di kediaman Rudi di Jalan Kedinding Lor, Gang Flamboyan. (Foto:Septian Nur Hadi/Jawapos)
0 Komentar

KENJERAN – Siska Agustina tak pernah menyangka kakak kandung Rudi Kusyanto, 34, bisa bunuh adik iparnya Riski Agus Saputra, 19. Siska merupakan istri Sulis Handoko, 26, saudara dari Riski dan Rudi.

Rudi di hadapannya, menggunakan sebilah pisau berkali-kali menusuk Riski di kediamannya di Jalan Kedinding Lor, Gang Flamboyan, Kenjeran, Selasa (1/3) pukul 09.00 WIB.

Kejadian kakak bunuh adik tersebut bermula ketika Rudi berkomunikasi dengan Kusminah, ibunya, melalui telepon. Sudah bertahun-tahun Kusminah tidak pulang karena harus bekerja di Hongkong.

Baca Juga:Kondisi Kesehatan dapat Dilihat dari Warna Kotoran TelingaPT South Pacific Viscose Dukung Program Vaksinasi Serentak Pemerintah

Entah apa yang mereka bicarakan sehingga membuat Rudi merasa kesal. Setelah telepon berakhir, Rudi mengambil pisau di dapur dan melukai Riski hingga terkapar. Riski pun tewas di tempat.

’’Sempat terdengar mertua (ibu Rudi) suruh pelaku mandi. Dan, ketika itu kami bertiga lagi di ruang tamu. Setelah telepon-teleponan selesai, Rudi kesal, lalu mengambil pisau dan menusuk Riski,’’ ujar Siska.

Setelah menghabisi Riski, Rudi langsung pergi dari rumah. Ketakutan dengan peristiwa itu, Siska pun berteriak minta tolong kepada warga setempat.

Perempuan 24 tahun tersebut menjelaskan, selama tinggal bersama, hubungan korban dan pelaku sangat baik. Hampir tidak pernah bertengkar. Namun, lanjut Siska, Rudi mengalami depresi berat akibat bercerai dengan istrinya. Dia sering melamun.

’’Walaupun (Rudi) punya kelainan jiwa, tapi nggak pernah bertengkar. Apalagi, perbedaan usia mereka cukup jauh. Rudi merupakan anak pertama, sedangkan korban anak terakhir,’’ katanya.

Kanitreskrim Polsek Kenjeran AKP Suryadi mengatakan, polisi masih memburu pelaku. Menurut Suryadi, Riski tewas akibat mengalami tusukan di beberapa bagian tubuh yaitu, luka tusukan di perut, tangan, dan leher.

“Untuk pemeriksaan lebih lanjut, jasad korban dievakuasi ke RSUD dr Soetomo. Kemudian, barang bukti pisau dan handphone milik pelaku disita,’’ kata Suryadi. (jawapos/ran)

0 Komentar