Aparat kepolisian mendatangi ibu-ibu yang sedang membuat besek di posko-posko jaga dan merampas semua barang mereka.
Tidak sampai disitu, warga juga susah untuk berkomunikasi karena diduga sinyal dimatikan.
Polisi melakukan teror dan kriminalisasi terhadap warga dengan menangkap menyisir rumah-rumah warga.
Baca Juga:DPRD Kota Bandung Meminta Pers Selalu Miliki Nilai Kritis dan BerimbangKasus Varian Omicron Merebak, Jangan Panik! Ayo Ikuti Saran Pakar
‘’Tindakan ini membuat shok warga mengingat di dalam rumah banyak perempuan, lansia, dan anak-anak,” tulis rilis Gempa Dewa yang diketuai Sutrisno. (red).
