Sempat Hilang Setelah Ditabrak di Nagreg, Salsabila Ditemukan Tak Bernyawa, Ini Keinginan Terakhirnya

Ibu korban, Suryati, 41, warga Kampung Tegal Lame, RT02 RW07, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung saat ditemui di kediamannya. (Jabar Ekspres)
Ibu korban, Suryati, 41, warga Kampung Tegal Lame, RT02 RW07, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung saat ditemui di kediamannya. (Jabar Ekspres)
0 Komentar

NAGREG – Salsabila, 14, korban hilang usai kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Bandung-Garut berlokasi di Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Korban hilang saat laka lantas di Nagreg tersebut ditemukan di wilayah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah pada Sabtu (18/12) kemarin.

Diketahui, Salsabila dikabarkan mengalami kecelakaan lalu lintas dan hilang dibawa oleh pelaku yang menabraknya itu pada 8 Desember 2021 lalu.

Baca Juga:Vaksinasi di Tempat Wisata di Cianjur Buka Saat Akhir PekanSekdes Leuwigoong Dibacok Kepala Dusun, Diduga Ribut Masalah Pekerjaan

Masih dalam suasana duka, Ibu korban, Suryati, 41, warga Kampung Tegal Lame, RT02 RW07, Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung menceritakan, dirinya mendapat kabar ditemukannya sang buah hati sekiranya pukul 17.00 WIB.

“Sore-sore ada telepon kalau Salsa ditemukan, ayahnya (Jajang, 45) langsung ikut pergi meriksa,” kata Suryati dengan isak menahan tangis, Minggu (19/12).

Dalam hunian semi permanen, Suryati mengucapkan, sang buah hatinya itu terbilang anak yang ceria dan memiliki cukup teman di lingkungan rumahnya.

“Sampai kenal dengan pacarnya (Handi, 17), Salsa lebih banyak diem di rumah, karena setiap keluar rumah bareng sama pacarnya,” pungkasnya sambil mengusap pipi seakan teringat sang buah hati.

“Kadang bareng juga pergi keluar bareng sama pacarnya, sama saya dan suami, jadi berempat dua motor,” tambah Suryati dengan senyuman yang tulus.

Selama tiga bulan mengenal Handi, keluarga Suryati merasa ada kedekatan dengan kekasih anaknya itu. Akan tetapi pada 8 Desember 2021 lalu, Salsabila atau akrab disapa Salsa pergi bersama Handi tanpa diketahui oleh Suryati.

“Waktu lagi tidur jadi gak tahu kalau Salsa pergi. Tahu-tahu saya dapet kabar Salsa kecelakaan, pas saya ke sana udah gak ada,” imbuh Suryati dengan baju merah bermotif bunga dan celana coklatnya.

Baca Juga:Timnas Bulu Tangkis Harus Mundur dari Turnamen India, Ini SebabnyaPolisi Telah Amankan Pengemudi Gocar yang Perkosa Perawat, Begini Hasil Pemeriksaannya

Suryati kembali terisak. Kesedihannya memuncak saat Suryati mengucapkan keinginan sang buah hati yang belum terpenuhi.

Diketahui, Salsa yang saat ini duduk di bangku kelas 8 SMP di Madrasah Tsanawiyah Fatih Bandung, lama tak mengikuti pembelajaran daring karena tidak mempunyai perangkat gawai.

“Salsa gak punya Hp (Handphone/gawai), temen-temen yang lain pada sekolah, Salsa enggak karena males katanya, minder karena gak punya Hp,” ucap Suryati dengan suara parau.

0 Komentar