Pelatihan Pengemasan Produk Olahan Lokal Sukatani Rencana Digelar 2 Hari

DEPOK – Upaya untuk meningkatkan keahlian membuat aneka olahan lokal dan jajanan tradisional terus dilakukan di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos. Untuk mewujudkan hal tersebut, pihak kelurahan Sukatani gencar mengadakan serangkaian kegiatan pelatihan. Mulai dari pelatihan pembuatan aneka olahan lokal, pembuatan jajanan tradisional, hingga yang terakhir pelatihan pengemasan.

Lurah Sukatani, Cahyanto, menjelaskan, sepanjang rangkaian pelatihan, para peserta diajari cara membuat dan memasarkan produk dari bahan berkualitas. Salah satunya yakni dari tepung mokaf atau tepung dari ubi kayu.

“Kebetulan untuk pelatihan pembuatan aneka olahan lokal sudah berjalan beberapa waktu lalu, tepatnya di tanggal 15-16 November. Terus yang terbaru, ada pelatihan pembuatan jajanan tradisional yaitu pada 17-18 November kemarin. Nah, untuk hari ini dan besok rencana dilanjutkan dengan pelatihan pengemasan,” kata Cahyanto.

Dikatakan Cahyanto, peserta yang mengikuti pelatihan tersebut merupakan perempuan dari Kelurahan Sukatani yang notabene adalah Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA). Pelatihan tersebut diharapkan membantu para PEKKA meningkatkan penghasilan mereka melalui pembuatan produk yang bernilai ekonomis.

Terkait mekanisme pelatihan, ujar Cahyanto, setiap pelatihan terdiri dari 15 orang peserta yang berbeda. Peserta sengaja dibuat terbatas agar mereka lebih fokus dalam menyerap materi berupa teori maupun praktik yang disampaikan selama pelatihan.

“Namun khusus untuk pelatihan pengemasan peserta yang diambil adalah dari peserta pelatihan sebelumnya yang sudah punya produk,” ucapnya.

Tidak hanya itu, lanjut dia, bersama UMKM kelurahan, pihaknya akan terus memantau dan memberikan pembinaan.

“Di samping itu, koordinasi juga sudah kita lakukan dengan Bank Jawa Barat (BJB) agar dapat memfasilitasi modal awal tanpa agunan untuk peserta pelatihan dalam memulai usahanya,” imbuhnya.

Dia mengatakan, bagi peserta pelatihan yang ingin mengajukan pinjaman tanpa agunan sebagai modal usaha akan diberikan modal pinjaman sebesar Rp 5 juta dari BJB. (Mg2)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan