“Jika ditinjau dari sisi kontribusi, sektor industri agro sampai dengan kuartal ketiga tahun 2021 ini berperan terhadap pertumbuhan nasional sebesar 8,77 persen atau 51,16 persen terhadap pertumbuhan industri pengolahan non-migas,” jelasnya.
Di mana 38,91 persen dari pertumbuhan industri pengolahan non-migas tersebut disumbangkan oleh subsektor industri makanan dan minuman, diikuti oleh sub-sektor lainnya yaitu industri pengolahan tembakau berkontribusi sebesar 4,46 persen, industri kertas dan barang dari kertas sebesar 3,78 persen, industri kayu dan barang dari kayu sebesar 2,62 persen serta industri furnitur sebesar 1,40 persen.
“Walaupun secara umum pertumbuhan PDB sektor industri agro telah menunjukkan performa yang membaik, namun fenomena ini patut menjadi perhatian kita semua untuk bekerja lebih giat lagi meningkatkan produktivitas pada sektor masing masing pada sisa waktu yang ada di tahun 2021 ini,” pungkasnya. (don)
