Peringati Hari Kesehatan Nasional Adalah Momentum Evaluasi dan Refleksi Penanganan Pandemi

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Reisa Broto Asmoro
0 Komentar

Sudah lebih dari 215 juta dosis disuntikan ke lengan orang Indonesia, kata Reisa, tidak perlu lagi ada keraguan terhadap vaksin yang ada dan tidak perlu memilih-milih merek vaksin.

“Gunakan vaksin yang tersedia terlebih dulu saat ini. Pemerintah menjamin semua vaksin yang diberikan kepada masyarakat adalah vaksin yang aman, bermutu, dan berkhasiat,” tegasnya.

Selama prokes masih diterapkan secara disiplin dan cakupan vaksinasi tinggi, Dokter Reisa meyakini kita bisa bersama mendukung Kementerian Kesehatan yang saat ini tengah bersiap melakukan transformasi sistem kesehatan.

Baca Juga:Gebrak Pasar Gadget Kota Bandung, realme Launching 4 Smartphone dengan Teknologi TerbaruBPBD Jabar Catat Ada 57 Titik Rawan Bencana Banjir

Transformasi tersebut berfokus pada enam bidang, yaitu transformasi layanan primer, transformasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi SDM (Sumber Daya Manusia) kesehatan dan transfromasi teknologi kesehatan.

Mengutip pernyataan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Reisa menyampaikan bahwa

Indonesia sebagai Presiden G-20 akan menunjukkan bahwa transformasi sistem kesehatan bisa dimulai di Indonesia.

“Dari Indonesia, kita ikut mengubah sistem kesehatan global untuk memastikan anak cucu kita akan jauh lebih siap menghadapi kemungkinan munculnya wabah atau

pandemi di masa yg akan datang. Mari kita bersama sehatkan negeri, kawal pertumbuhan bangsa,” pungkasnya. (red/***)

0 Komentar