KEDIRI – Mendikbudristek Nadiem Makarim menyambangi sejumlah pondok pesantren di Kediri, Jawa Timur. Ponpes Lirboyo Kediri yang pertama dikunjunginya.
Momen itu digunakannya untuk mengucapkan selamat kepada para santri atas peringatan Hari Santri Nasional.
“Ini saya, Mendikbudristek Nadiem Makarim dari pesantren Lirboyo mengucapkan selamat Hari Santri. Luar biasa sekali generasi masa depan kita,” kata Menteri Nadiem disambut gembira para santri Pesantren Lirboyo, Kediri, Kamis (21/10).
Baca Juga:Begini Perencanaan Pilkades di KBBWujudkan Tata Kelola ESG, BRI Salurkan Lebih dari Rp588 Triliun Kredit Berbasis ESG
Ditambahkan Menteri Nadiem, dengan berkunjung ke ponpes, dia bisa banyak belajar untuk mengetahui cara ponpes menghadirkan generasi penerus bangsa yang berkarakter kuat.
Pada kesempatan tersebut, Nadiem mengajukan permohonan yang membuat para santri terharu.
“Nanti kalau kalian sukses, jangan lupakan saya, ya. Santri Indonesia tidak kalah berprestasi dari murid-murid lainnya,”pesan Mas Nadiem, sapaan akrab Mendikbudristek Nadiem.
Dia memuji anak-anak ponpes yang tidak mengenal tawuran dan tindak kekerasan. Dari pagi sampai malam fokusnya adalah bagaimana perilaku yang baik kepada sesama santri dan orang di sekitarnya. Menurutnya, hal itu luar biasa.
Nadiem juga mengunjungi Pesantren Al Falah, Ploso, Kediri.
Ternyata, Pesantren Al Falah Ploso menyisakan kenangan tersendiri bagi Mendikbudristek. Sebab, saat kecil, dia pernah diajak ayahnya menginap di pondok tersebut selama tiga hari.
“Luar biasa perasaan saya. Pesantren itu membawa keberuntungan bagi saya karena sekarang saya bisa kembali ketika menjabat sebagai menteri. Itu momen personal yang spesial buat saya,” ungkap Menteri Nadiem.(esy/jpnn)
