Ganti Nama Sekalipun, Facebook Akan Tetap Menghadapi Tekanan, Kata Ahli

facebook ganti nama
Ilustrasi Facebook. (ANTARA/HO/Pexels)
0 Komentar

JAKARTA – Para ahli berpendapat, jika benar Facebook ganti nama, ia tetap tidak bisa lepas dari pengawasan regulator dan publik tentang bahaya media sosial.

The Verge beberapa waktu lalu melaporkan Facebook berencana mencitrakan ulang perusahaan mereka.

Facebook, dikutip dari Reuters, Kamis, menolak berkomentar tentang kemungkinan mereka ganti nama.

Baca Juga:Jelang Umrah, Kemenag Rilis Buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah pada Masa PandemiOknum Polisi dan ASN Diduga Rencanakan Penculikan dan Perampokan terhadap Mahasiswa

“Legislator dan politikus cukup pintar untuk tidak dibodohi oleh pencitraan ulang,” kata analis internet di Atlantic Equities, James Cordwell.

Kepala urusan merk di Prophet, Marisa Mulvihil melihat berganti nama adalah strategi yang efektif. Supaya anak perusahaan bisa mempertahankan reputasi mereka.

Tapi, media dan regulator “tidak akan berhenti menyelidiki hanya karena pencitraan ulang”, menurut Marisa.

The Verge menuliskan bahwa nama induk perusahaan akan merefleksikan Facebook sebagai “metaverse”.

Nama baru itu juga diyakini sebagai salah satu cara agar WhatsApp, salah satu produk Facebook yang populer, tidak terganggu anggapan publik soal Facebook. Hal in juga berlaku untuk Oculus, perangkat virtual reality buatan mereka.

Meski pun berganti nama, Facebook akan tetap menghadapi tekanan yang sama, menurut para ahli.

“Saya rasa berganti nama tidak akan membantu Facebook mengatasi pengawasan regulator atau keraguan, jika bukan ketidakpercayaan, secara umum dari publik,” kata pakar dari Pentagram, Natasha Jen.

Baca Juga:Wanita Pengedar Narkoba Tertangkap di Mobil MewahHumas Polda Kalteng Minta Maaf Usai Cekcok dengan Netizen di Instagram

Facebook sedang disorot regulator setelah seorang mantan karyawan membocorkan ribuan dokumen internal. (antara)

0 Komentar