DEPOK – Langkah pemberdayaan bagi anggota Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari mulai terwujud melalui sinergi antara pihak kelurahan setempat dengan Lembaga Pendidikan Keterampilan (LPK) Melati.
Berkat kolaborasi kedua instansi, para kader PKK setempat akhirnya menerima program pemberdayaan melalui kegiatan pelatihan menjahit.
Pembimbing pelatihan menjahit dari LPK Melati, Epril Fouriandina mengungkapkan bahwa kegiatan pelatihan yang diinisiasi pihak Kelurahan Bojongsari itu bertujuan menggali dan mengembangkan potensi kader PKK setempat.
Baca Juga:Pengemudi Ojol Dibegal di Gerger Kalong Hingga Kaki TerlindasTernyata Ini Produk Unggulan di Cipayung Expo 2021
“Tujuannya tak lain untuk mengembangkan potensi para anggota PKK Bojongsari, khususnya dalam bidang menjahit,” kata Epril, Sabtu (9/10).
Ia menuturkan, pelatihan yang baru saja digelar satu pekan terakhir itu memperkenalkan beragam metode menjahit, alat dan bahan apa saja yang harus digunakan dalam proses menjahit.
“Kemudian, diajarkan tentang cara mengukur tubuh yang benar. Teknik pembuatan pola dasar. Serta menggambar desain sesuai corak jahitan yang diinginkan,” imbuhnya.
Sementara, Lurah Bojongsari, Ilham mengatakan, jumlah kader PKK yang baru saja menuntaskan kegiatan pelatihannya sebanyak 16 orang. Mereka berasal dari masing-masing RW se-Kelurahan Bojongsari.
“Harapannya melalui pelatihan menjahit tersebut, kader-kader PKK dapat lebih mandiri dalam mengembangkan dunia kewirausahaan,” ucapnya.
Pihaknya mengatakan akan terus menggelar kegiatan yang sama ke depan, agar masyarakat setempat dapat terberdayakan sehingga mampu mengoptimalkan ekonomi keluarga. (Mg2)
