Filantropi Wakaf Buku

Ateng Kusnandar Adisaputra.
Ateng Kusnandar Adisaputra.
0 Komentar

Dengan dilandasi rasa keimanan, kebersamaan, dan rasa gotong royong warga Jabar, tidak ada yang berat, Filantropi Wakaf Buku akan berjalan lancar semua pihak pasti mendukung.

Teknis Filantropi Wakaf Buku, bisa melalui Surat Edaran Gubernur Jawa Barat berisi: ajakan masyarakat Jabar untuk mewakafkan buku bagi kebutuhan perpustakaan, mulai dari : Aparatur Sipil Negara (ASN), pengusaha, masyarakat, pegiat literasi, media massa, pelajar, mahasiswa, dan akademisi.

ASN Pemda Prov. Jabar yang berjumlah 35.130 orang (Data di Siap Jabar), memberikan Filantropi Wakaf Buku 5 buku atau lebih. ASN Pemda Kab/Kota Se Jabar, yang berjumlah 294.877 orang (Data BKN, Desember 2020), masing-masing ASN mewakafkan 5 buku atau lebih.

Baca Juga:Hasil Panen Kelompok Tani di Sumedang Ini Dikirim Hingga Negeri TetanggaPuluhan Tahun Gelap, Sebentar Lagi Kampung Cigumentong Teraliri Listrik

Sebagai bentuk dari Corporate Social Responsibility (CSR), pengusaha (termasuk para Penerbit Buku) di Jabar berkomitmen untuk Filantropi Wakaf Buku sesuai lokasi perusahaannya.

Pelajar, guru, secara sukarela dan dengan tekad untuk memajukan perpustakaan sekolah, melaksanakan Filantropi Wakaf Buku dalam mendukung Merdeka Belajar untuk menuju Sekolah Juara. Akademisi, mahasiswa Filantropi Wakaf Buku untuk mewujudkan Kampus Merdeka.

Filantropi Wakaf Buku dianjurkan buku : komputer, informasi & karya umum, filsafat, psikologi, agama, ilmu pengetahuan sosial, sains, teknologi, kesenian, sastra, geografi, dan sejarah. (buku yang banyak dipinjam)
Semua Filantropi Wakaf Buku dari berbagai komponen dicatat dan dilaporkan kepada Dispusipda Prov. Jabar, bila mencapai 95.475.377 buku, diharapkan tercatat di The Guinness Book of Records. Semoga. Aamiin.

#Penulis adalah Kepala Bidang Bina Perpustakaan dan Budaya Gemar Membaca, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Jawa Barat, serta Dosen Luar Biasa Universitas Al-Ghifari Bandung.

Laman:

1 2 3
0 Komentar