oleh

SD dan SMP di KBB Mulai Jalani PTM Terbatas

NGAMPRAH – Usai menanti cukup lama siswa SD dan SMP di wilayah Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya bisa menjalani Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di tengah perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3.

Para siswa SD dan SMP itu selama 1,5 tahun belakangan menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) lantaran pandemi COVID-19 yang menghantam. Senin (20/9/2021) ini mereka menjalani hari pertama PTM terbatas.

Baca Juga:  99 Persen Kota/ Kabupaten di Indonesia Sudah Bisa Terapkan PTM Terbatas

“Untuk hari pertama PTM SD dan SMP ini berjalan dengan sangat baik dan tak ada laporan dari lapangan. Mudah-mudahan bisa terus berlanjut,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar pada Dinas Pendidikan (Disdik) Bandung Barat, Dadang A Sapardan kepada wartawan.

Merujuk pada SKB 4 Menteri, siswa yang bakal menjalani PTM terbatas tak diwajibkan untuk divaksinasi. Namun guru dan tata usaha-lah yang harus divaksinasi agar sekolah bisa menggelar PTM terbatas.

Baca Juga:  P2G: Digitalisasi Sekolah Bukan Jawaban Utama

“Tapi ada sebagian siswa yang sudah divaksinasi. Hanya saja yang lebih utama itu gurunya sudah divaksinasi, kalau belum maka sekolahnya harus tetap PJJ,” tuturnya.

Sejauh ini Dadang menyebut tak terlalu banyak orangtua yang tak mengizinkan anak-anak mereka mengikuti PTM terbatas. Izin orangtua sendiri wajib dikantongi anak jika ingin mengikuti PTM terbatas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga