oleh

TikTok Diperiksa di Eropa Terkait Keamanan Data Pribadi Anak

JAKARTA – Regulator data pribadi di Uni Eropa mengadakan dua pemeriksaan untuk TikTok, yaitu proses data pribadi anak dan transfer data pribadi ke China.

Komisi Data Pribadi (DPC) Irlandia, regulator teratas di Uni Eropa untuk data pribadi, memimpin pemeriksaan ini. DPC Irlandia, dikutip dari Reuters, Sabtu, memeriksa bagaimana setelan data pribadi pada platform tersebut untuk pengguna di bawah usia 18 tahun dan verifikasi untuk pengguna di bawah 13 tahun.

Baca Juga:  Shawn Mendes Rehat dari TikTok, Ini Alasannya

Pemeriksaan kedua tentang transfer data ke China, regulator ingin mengetahui apakah TikTok mematuhi aturan di Uni Eropa saat mengirim dara pribadi ke negara di luar blok tersebut.

TikTok, milik ByteDance asal China, memperketat pengaturan privasi untuk usia remaja sejak Agustus lalu. Mereka sebelumnya dikritik karena gagal melindungi anak dari iklan tersembunyi dan konten yang tidak pantas.

Mengenai pemeriksaan ini, juru bicara TikTok menyatakan sudah menerapkan kebijakan yang lebih luas dan kontrol untuk menjaga data pengguna. Mereka juga menerapkan cara yang sudah disetujui untuk mengirim data dari Eropa, seperti klausul kontrak.

Baca Juga:  Shawn Mendes Rehat dari TikTok, Ini Alasannya

“Kerahasiaan dan keamanan komunitas TikTok, terutama anggota muda, adalah prioritas tertinggi kami,” kata TikTok.

DPC Irlandia beberapa waktu lalu mengenakan denda sebesar 225 juta euro terhadap WhatsApp karena melanggar undang-undang perlindungan data pribadi, General Data Protection Regulation (GDPR). (antaranews)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga