BANDUNG – Galeri UMKM Salapak (Pusat layanan terpadu koperasi dan UKM) di Jalan Ir. Juanda menjadi tempat promosinya UMKM level mikro di Kota Bandung.
Menurut Ketua koperasi salapak simaung Tita Wulansari, sejauh ini telah ada 80 UKM yang terdiri dari 100 brand menghiasi galeri micro shop Salapak.
Galeri tersebut tidak hanya diperuntukkan sebagai tempat untuk showcase namun juga untuk selling atau menjual.
Baca Juga:6.881 Warga Depok Sudah Terima Vaksin Dosis KetigaGelar Vaksinasi Massal, JQR Targetkan 3000 Orang Penerima Vaksin
Salapak ini dikelola oleh koperasi binaan Dinas KUKM, yakni koperasi Simaung yang merupakan koperasi mandiri unggulan Bandung.
Para entrepreneur yang ingin menjadi bagian salapak, akan menerima banyak manfaat. Dia menjelaskan para pemilik akan mendapat bantuan soal digital marketing.
“Sebenarnya kita ada seksi pemberdayaan, kemitraan, promosi, untuk membantu usaha rekan-rekan yang berjualan ini,” imbuhnya.
Selain itu tidak ada fee yang dipungut, hanya profit sharing untuk pengelolaannya.
“Karena kita UMKM di sini tergabung nanti ke koperasi kalaupun misalnya toh pun ada fee buat kami, buat ke mereka juga nanti baliknya,” katanya.
“Harapannya di setiap per tiga bulan ada yang berganti, temen-temen lain yang belum punya kesempatan untuk promosi bisa ikut promosi juga di sini,” ujarnya menambahkan.
Sebelum itu, pihaknya akan melakukan kurasi pada UMKM yang mendaftar. Juga akan melihat kualitas dari produk itu terlebih dahulu. Tapi, satu hal yang dia tekankan adalah soal ketersediaan kuantitas barang dagangan.
Baca Juga:Refleksi Hari Aksara Internasional, Bunda Literasi Depok Dorong Anak-anak Fokus Hal ProduktifPemkot Depok Optimistis Vaksinasi Covid-19 Bakal Capai 100 Persen di Akhir Tahun
“Isi formulir secara digital, produk yang disiapkan serta kualitas yang baik dengan memenuhi kriteria sepeti mampu memiliki stok, kuantitas, continuitas sesuai yang telah ditetapkan,” imbuhnya.
“Tapi ketika tidak lolos, kita tetep akan bina,” tutupnya. (mg1/wan)
