PTM Baru Mulai, 70 Pelajar Ini Malah Mau Tawuran

Ilustrasi tawuran remaja pada hari pertama puasa (Dok. JawaPos.com)
Ilustrasi tawuran remaja pada hari pertama puasa (Dok. JawaPos.com)
0 Komentar

JAKARTA– Pemerintah DKI Jakarta mulai membuka pembelajaran tatap muka (PTM) di sejumlah sekolah. Kondisi itu malah dimanfaatkan segelintir siswa untuk hal-hal anarkis. PTM yang belum lama dibuka itupun jadi membahayakan karena sejumlah siswa kedapatan mau tawuran.

Polres Metro Tangerang Kota mengamankan sekitar 70 siswa asal Jakarta dan Tangerang yang diduga hendak tawuran. Mereka diamankan saat berkumpul di Taman Skate Board Jalan Muhamad Yamin, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Banten.

”Ada sebanyak 34 pelajar asal Jakarta dan sisanya 36 pelajar asal Kota Tangerang yang diamankan,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota Kombespol Deonijiu De Fatima kepada wartawan, Rabu (1/9).

Baca Juga:Masa Unggah Diperpanjang! Jangan Lupa Perbarui Data Agar Dapat Bantuan Kuota dari KemendikbudristekBupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Belum Digaji, Loh Kok Bisa?

Deonijiu menyampaikan, 65 pelajar diamankan di Mapolres Metro Tangerang Kota. Orang tua siswa dan pihak sekolah pun dipanggil. Sedangkan 5 pelajar masih dilakukan pemeriksaan di Mapolsek Tangerang Kota karena kedapatan membawa senjata tajam di dalam tasnya.

”Terdapat 8 senjata tajam, kita panggil orang tua mereka untuk diberikan pembinaan. Lima pelajar yang membawa sajam masih diperiksa di polres,” ujar Deonijiu De Fatima.

Deonijiu mengungkapkan, Kota Tangerang belum menerapkan PTM. Oleh karena itu, dia meminta kepada orang tua yang anaknya bersekolah di Jakarta agar lebih cermat memperhatikan kegiatan anaknya. Dengan begitu, peristiwa semacam itu bisa dicegah.

”Mereka belum sempat tawuran, sudah keburu diamankan. Orang tuanya sudah dipanggil, kami akan pulangkan ke rumahnya masing-masing setelah membuat surat pernyataan dan pendataan untuk tidak mengulangi perbuatannya,” terang Deonijiu De Fatima. (jawapos)

0 Komentar