oleh

Guru Besar UIN: Jokowi Masih Punya Dua Tahun Lagi untuk Memperbaiki Kinerja, Jika Tidak…

JAKARTA – Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Azyumardi Azra mengatakan, saat ini belum waktunya mengambil penilaian terkait kinerja Presiden Jokowi.

“Saya kira harus menunggu dua atau tiga tahun lagi ketika Presiden Jokowi dan KH Ma’aruf Amin menyelesaikan periode keduanya,” ungkap Azra dalam diskusi virtual JIB Post bertajuk ‘Benarkah Jokowi Gagal Pimpin Indonesia?’, Senin (27/7) malam.

Dia menambahkan, yang bisa dilakukan saat ini yaitu menyampaikan sejumlah indikator yang harus dibenahi Jokowi selama masa jabatan tersisa.

Baca Juga:  Pemecatan Pegawai KPK Harus Bisa Jadi Evaluasi Bagi Jokowi

Azra menilai, jika tak membenahi, Jokowi berpotensi meninggalkan warisan yang negatif dalam memimpin tanah air.

“Indikator ini bisa mengarah kepada kegagalan, tetapi Jokowi masih punya kesempatan dua tahun untuk memperbaiki” tuturnya.

Salah satu poin yang disoroti Azra adalah terkait pemberantasan korupsi yang tidak berjalan optimal di era kepemimpinan Jokowi.

Menurut dia, pemberantasan korupsi merupakan bagian dari penciptaan tata kelola negara yang baik.

Baca Juga:  Jokowi Akan Tetap Lanjutkan Proyek Ibu Kota Baru, Prabowo Mendukung

Dia mencontohkan pada saat dua menterinya tersandung kasus korupsi, Jokowi tidak memberikan pernyataan yang tegas terkait kasus yang menjerat kedua anak buahnya itu.

“Saya kira ada tanda-tanda yang mencemaskan, yang bisa membuat Presiden Jokowi tidak meninggalkan postive legacy dalam pemberantasan korupsi,” katanya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga