150 Provokator Unjuk Rasa Tolak PPKM Digelandang ke Polrestabes

Para demonstran membentangkan banner bertuliskan penolakan terhadap diperpanjangnya PPKM Darurat.
Para demonstran membentangkan banner bertuliskan penolakan terhadap diperpanjangnya PPKM Darurat.
0 Komentar

BANDUNG – Polrestabes Bandung mengamankan 150 orang yang diduga sebagai provokator dalam aksi unjuk rasa menolak diperpanjangnya PPKM Darurat. Ke-150 orang itu tergabung dalam kelompok pelajar dan mahasiswa.

“Jadi ada 150 orang yang telah kami amankan, itu terdiri dari mahasiswa ada 90 orang, SMA sederajat ada 36 orang, SMP 6 orang, dan lain-lainnya,” ucap Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol, Ulung Sampurna Jaya, di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (21/7).

Sementara itu, Ulung mengatakan bahwa pada saat melaksanakan pembubaran dan pengamanan terhadap para demonstran, pihaknya menemukan bom molotov yang telah dipersiapkan.

Baca Juga:Pemprov Jabar Ikuti Arahan Pusat, Emil Klaim PPKM Darurat Cukup EfektifMiris! Sudah 6 Bulan, Relokasi Korban Longsor Cimanggung Masih Belum Jelas

“Dan pada saat kita melakukan pembubaran, ditemukan bom molotov yang telah dipersiapkan oleh kelompok mereka,” katanya.

“Sehingga kami menyimpulkan bahwa mereka ingin membuat Kota Bandung ini menjadi tidak kondusif dengan seolah-olah mengajak masyarakat lain tidak menyukai PPKM ini,” ucap Ulung.

Dalam pengamanan tersebut, Ulung menyebutkan bahwa kini pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap yang ratusan orang yang diduga provokator tersebut.

Alhamdulillah mereka ketangkep, dan barang bukti berupa bom molotov juga sudah kita sita semua, dan akan dilakukan pemeriksaan oleh tim penyidik Reskrim,” pungkasnya. (Mg10)

0 Komentar