Relawan Vaksinator Akan Diberi Insentif

Petugas Kesehatan sedang memberikan vaksin anti Covid-19 kepada seorang Pelajar di Kota Bandung.
Petugas Kesehatan sedang memberikan vaksin anti Covid-19 kepada seorang Pelajar di Kota Bandung.
0 Komentar

SOREANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung membuka rekrutmen relawan vaksinator. Rekrutmen dilakukan untuk memenuhi target vaksinasi Covid-19 yang harus selesai pada Desember 2021.

Untuk mencapai target, dibutuhkan nakes tambahan, sedangkan tenaga kesehatan (nakes) yang ada di Dinas Kesehatan, rumah sakit dan puskesmas, terbatas. Oleh karena itu, dibutuhkan nakes tambahan.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bandung, Wawan A Ridwan.

Baca Juga:Sekda Kota Bandung: Pelayanan di TPU Cikadut Tidak Boleh Ada DegradasiDKR Depok Surati Gubernur Ridwan Kamil Perihal PPDB 2021, Begini Isinya

Saat ini, kata Wawan, pihaknya mempersiapkan insentif untuk relawan vaksinator yang di rekrut Pemkab Bandung.

“Adanya hal itu, Bupati mengeluarkan kebijakan untuk merekrut relawan. Sehingga kami dari BKPSDM memfasilitasi untuk perekrutan relawan, yang secara teknis akan dilaksanakan bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung,” kata Wawan saat dihubungi via telepon, Selasa (13/7).

Menurut Wawan, relawan vaksinator ini nantinya akan berbentuk tim, terdiri dari dokter, perawat, bidan, tenaga administrasi dan pengemudi. Setiap timnya terdiri dari 40 orang. Total relawan yang dibutuhkan sekitar 820 orang.

“Sifatnya sukarela, tapi Pemerintah Kabupaten Bandung memberikan insentif. Minimal untuk akomodasi, mungkin ada uang lelahnya. Jadi, minimal ada insentif yang diberikan sesuai dengan regulasi yang ada. Sifatnya insentif, bukan honor atau gaji,” kata Wawan.

Dikatakan Wawan, relawan vaksinator ini nantinya akan ditempatkan di wilayah-wilayah yang mayoritas masyarakatnya belum divaksin Covid 19. Dan, kata dia, relawan vaksinator tersebut sifatnya mobile.

“Untuk batas pendaftarannya sampai Sabtu Minggu, apakah kebutuhannya sudah tercukupi atau belum. Per hari ini, sudah 200 an tapi kan kita belum buka. Apakah itu hanya registrasi saja atau dia sudah meng-input persyaratan yang kita minta,” jelas Wawan.

Wawan juga mengatakan, bagi warga yang berminat menjadi relawan vaksinator, pendaftaran dilakukan secara online agar bisa mengefektifkan waktu, tenaga dan memudahkan orang untuk mengakses atau melamar.

Baca Juga:MPLS Al Ma’soem Bandung, 541 Siswa Didik Baru Hadir Secara VirtualKrisis! Indonesia Kekurangan 20 Ribu Orang Nakes untuk Tangani Covid-19

“Pada saat melakukan registrasi, nanti kita seleksi administrasi. Ada beberapa persyaratan yang harus di upload, seperti ijazah kemudian keikutsertaan BPJS, KTP, dan lainnya,” tandasnya. (yul)

0 Komentar