Hasil Rekontruksi Kasus Kematian Pite Hertuloh, Keluarga Korban Tak Puas, Ini Alasannya

BANDUNG – Selesai melakukan rekonstruksi yang dilakukan Satreskrim Polisi Sektor (Polsek) Babakan Ciparay terhadap kasus kematian yang dialami korban bernama Pite Hertuloh (35), Selasa (18/5) lalu di Gudang SiCepat, Jl. Soekarno Hatta, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, salah satu keluarga korban, Gusti Mohammad Rusli mengatakan bahwa dirinya tidak puas.

“Jadi mengenai hasil rekonstruksi yang dilakukan oleh pihak kepolisian, saya masih tidak puas, karena dilakukan di halaman Polsek, kenapa tidak di TKP (Tempat Kejadian Perkara) saja sekalian,” ungkapnya pada saat ditemui di Mapolsek Babakan Ciparay (Bacip), Jl. Polisi No.24, Kec. Babakan Ciparay, Kota Bandung, Senin (28/6).

“Padahal jaraknya hanya 200 meteran dari Polsek ini , dan kita akan minta pengacara untuk mempertanyakan hal tersebut,” ujar Gusti.

Sementara itu, Reka adegan yang dijaga ketat oleh pihak kepolisian, kini berjalan dengan tertib walau ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan dari tim pengacara keluarga korban (Pite) kepada pihak kepolisian.

Tanggapi hal demikian, pengacara keluarga korban, Andreas Situmeang mengungkapkan, dirinya juga merasa tidak puas dengan hasil reka adegan (rekontruksi) yang dilaksanakan di halaman Mapolsek Babakan Ciparay tersebut.

“Kenapa tidak rekontruksi di Gudang SiCepat saja sekalian, padahal jaraknya tidak jauh, dan kami juga akan buktikan semua dalam fakta persidangan dan kalau perlu dilakukan rekontruksi ulang di TKP,” ungkap Andreas. (Mg10)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan