Coba LRT Jabodebek, Presiden: Keretanya Nyaman Sekali

Presiden meninjau LRT Jabodebek
Presiden di Stasiun LRT TMII Jakarta, dalam keterangan secara virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Rabu, (9/6).
0 Komentar

JAKARTA – Presiden meninjau perkembangan pembangunan LRT Jabodebek, Rabu (9/6), di Stasiun Harjamukti, Cibubur dan Stasiun Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Pinang Ranti, Provinsi DKI Jakarta.

Sampai saat ini, progres pembangunan LRT (Light Rail Transit) Jabodebek sudah selesai kurang lebih 84,7 persen. Presiden berharap, April 2022 nanti LRT Jabodebek sudah mulai di-trial, mulai uji coba, dan akan mulai operasional pada Juni 2022.

Presiden menuturkan, alasan pembangunan LRT Jabodebek adalah untuk membentuk transportasi massal yang terintegrasi. MRT, LRT, kereta bandara, Bus Transjakarta, semuanya terintegrasi, sehingga dapat mencapai efisiensi mobilitas.

Baca Juga:Akhirnya, Azis Syamsuddin Penuhi Panggilan KPKTegas, Ditpolair Baharkam Polri ‘Sikat’ 2 Kapal Asing di Perairan Natuna

Pada kunjungan ini, Presiden pun berkesempatan menumpangi kereta api ringan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek dengan rute Stasiun Harjamukti, Cibubur, hingga Stasiun Taman Mini Indonesia Indah (TMII).

“Tadi kita mencoba keretanya halus, nyaman, kecepatannya juga baik, dapat dikatakan tanpa suara, nyaman sekali,”ujar Presiden di Stasiun LRT TMII Jakarta, dalam keterangan secara virtual yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Rabu, (9/6).

Presiden Joko Widodo mencoba LRT tersebut bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan pejabat terkait lainnya.

Mengutip Antaranews, pembangunan LRT Jabodebek Tahap 1 terdiri dari tiga lintasan. Pertama, lintas Cawang-Cibubur sepanjang 14,8 kilometer yang saat ini pembangunannya mencapai 93,8 persen.

Kedua, lintas Cawang-Dukuh Atas sepanjang 11 kilometer, yang saat ini progresnya mencapai 84,3 persen dan lintas ketiga adalah rute Cawang-Bekasi Timur sepanjang 18,4 kilometer, yang saat ini mencapai 90,9 persen.

Selain ketiga lintasan tersebut, juga tengah dibangun depo LRT Jabodebek  yang berlokasi di Bekasi Timur, dengan pembangunannya telah mencapai 44,1 persen.

LRT Jabodebek ini nantinya akan memiliki 18 titik stasiun pemberhentian. Dalam kondisi normal, satu rangkaian LRT dapat mengangkut 740 penumpang. Dalam kondisi padat dapat mengangkut 1.308 penumpang dengan kecepatan maksimal 80 kilometer per jam.

Baca Juga:Terbongkar, Larissa Chou dan Alvin Faiz Pisah Ranjang Sejak LamaOmbusman RI: Melanjutkan ke Sekolah Negeri Masih Jadi Pilihan

Beberapa keunggulan LRT antara lain waktu tempuh bisa lebih cepat dibandingkan kendaraan pribadi atau bus. LRT dapat menempuh rute Bekasi Timur hingga Dukuh Atas dalam waktu 45 menit, sedangkan dari Cibubur hingga Dukuh Atas waktu tempuhnya hanya 39 menit. (bbs)

0 Komentar