BANDUNG – Dinas Pendidikan (Disdik) provinsi Jawa barat menyatakan kesiapannya dalam menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka bulan Juli mendatang. Hal tersebut diutarakan Kepala Disdik Jawa Barat, Dedi Supandi saat menghadiri Acara Jabar Punya Informasi (Japri) Bertemakan PPDB Jabar 2021 ‘Sekolah Dimana Saja’ pada Jumat (4/5).
“Sekolah dan satuan pendidikan telah menyediakan baik pembelajaran tatap muka dan jarak jauh,” ujarnya.
“Nanti orang tua atau wali murid yang mempunyai hak untuk memilih apakah anak didiknya mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) atau Pembelajaran Jarak Jauh(PJJ),” lanjutnya.
Baca Juga:WHO Berikan Label Penamaan Baru untuk Varian Virus KoronaNikmati Wisata Tanpa Tembakau di Hari Tanpa Tembakau
Dedi pun mempersilakan pihak sekolah apabila terdapat ruangan terbuka yang bisa dipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
“Silakan ruang terbuka hijau pun kalau bisa dipakai silakan digunakan untuk kepentingan Pembelajaran,” katanya.
Dia menjelaskan bahwa pada satu ruangan kelas PTM hanya akan diisi sepertiga dari total daya tampung murid. Itu artinya akan ada tiga sesi dalam satu hari Pembelajaran.
“Salah satu ruang kelas di SMAN 20 ada 36 orang, berjarak 1.5 meter antar meja dan satu kelas hanya diisi 12 orang persesi,” jelasnya.
Jumlah sekolah yang akan menggelar pembelajaran saat ini sedang diajukan atau diseleksi. “Mudah-mudahan di Minggu ketiga Juni sudah saya berikan datanya.
Disamping, dia pun mengingatkan kepada pihak sekolah apabila ditemukan peserta didik menderita Covid maka sekolah bersedia untuk bertanggung jawab mengadakan isolasi dan menghentikan kegiatan sementara.
Terlebih jika pemerintah kabupaten atau kota memberlakukan kebijakan PPKM maka sekolah musti menghentikan kegiatan belajar selama tanggal PPKM itu.
Baca Juga:Besok Siang, Siap-siap Saksikan Hujan Meteor ArietidPenobatan Nagita Slavina Sebagai Duta PON XX Papua Tuai Penolakan
“Jika masa PPKM dan atau PSBB sudah berakhir maka akan dibuka kembali pembelajaran,” katanya.
