JABAR EKSPRES – Kehadiran BPJS Kesehatan memberikan dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia dengan menghadirkan akses layanan kesehatan yang mudah, merata, dan terjangkau.
Berlandaskan prinsip gotong royong, di mana peserta yang sehat membantu yang sakit dan yang mampu membantu yang kurang mampu, Program JKN menjadi wujud komitmen negara dalam menjamin perlindungan kesehatan seluruh masyarakat agar dapat memperoleh pelayanan yang optimal tanpa terbebani biaya.
Japar (63), peserta JKN dari segmen mandiri kelas 3 yang saat ini sedang menjalani rawat inap di RSUD Banjar Patroman, Senin (23/02).
Baca Juga:Warung Sembako Jadi Kedok Peredaran Miras, Polisi Sita 110 Botol Alkohol di Dramaga BogorDiduga Sakit, Pria di Cileungsi Bogor Ditemukan Meninggal Dunia di dalam Kamar
Dirinya menderita penyakit prostat dan telah menjalani tindakan laser sebanyak tiga kali. Saat ini, penyakitnya kembali kambuh sehingga Japar harus kembali menjalani prosedur laser untuk ketiga kalinya.
“Sampai saat ini saya sudah melakukan tindakan laser prostat sebanyak tiga kali, hal ini saya lakukan karena penyakit ini benar-benar mengganggu aktivitas saya sehari-hari. Buang air kecil susah, sedikit dan terasa sakit. Sampai badan saya demam tinggi. Hal ini membuat saya tidak nyaman akhirnya saya memutuskan kembali untuk tindakan laser. Saya berharap semoga penyakit prostat saya tidak tumbuh lagi dan bisa sembuh total,” ungkap Japar.
Menurut Japar, sudah tiga kali dirinya melakukan operasi dan tidak ada iur biaya, semuanya sudah dijamin oleh BPJS Kesehatan. Meskipun Japar melakukan tindakan laser dengan memanfaatkan kepesertaan JKN-nya di rumah sakit, Japar tetap mendapatkan pelayan yang baik dari perawat dan dokter.
“Setiap kali melakukan tindakan laser saya selalu memanfaatkan kepesertaan JKN saya dan selama ini tidak pernah ada iur biaya yang saya keluarkan. Bukan hanya itu meskipun saya sebagai peserta JKN, saya juga selalu medapatkan pelayanan yang baik dari perawat dan dokter yang memeriksa. Dokter selalu menjelaskan tentang penyakit saya dengan baik dan teliti, sehingga hal ini membuat saya mudah mengerti,” ujar Japar.
Sebagai peserta JKN, Japar selalu berobat sesuai dengan prosedur yang berlaku dan saat ini dirinya selalu memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk mengambil nomor antrean.
