oleh

Parwa Institut Desak Parpol Pulihkan Trust Publik

DEPOK – Fenomena kepartaian dari waktu ke waktu terus menjadi sorotan publik. Pasalnya, dari berbagai hasil survei yang dirilis oleh sejumlah lembaga survei terkemuka melaporkan bahwa institusi kepartaian termasuk salah satu yang bernasib apes.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Party Watch (Parwa) Institut, Muhammad Jusrianto menyoroti adanya fenomena distrust (ketidakpercayaan) masyarakat terhadap eksistensi partai politik (parpol) di tanah air.

“Kita harus jujur bahwa keberadaan partai dari waktu ke waktu memang terus mengalami degradasi dalam membangun kepercayaan publik,” ungkap Muhammad Jusrianto saat diwawancara Jabar Ekspres, Selasa (11/5).

Dikatakan Jusrianto, dari hasil survei terbaru pada 2021 yang dilakukan Lembaga Indikator Politik Indonesia, misalnya, di antara sejumlah lembaga yang disurvei, parpol termasuk salah satu institusi yang menempati urutan terendah dari sisi kepercayaan publik.

“Misalkan kita merujuk pada hasil survei terbaru pada bulan Februari 2021 yang digelar Lembaga Indikator Politik Indonesia, partai politik hanya mendapatkan angka 47,8 persen. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan institusi DPR yang menempati urutan terendah kedua dengan score 52,6 persen,” tandasnya.

Menurut Jusrianto, hilangnya kepercayaan publik terhadap peran parpol itu salah satunya disebabkan oleh kegagalan menjembatani aspirasi warga yang selama ini jadi harapan mereka.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga