oleh

Kurang Kreatif, Pemudik Ini Gagal Kelabui Petugas, Ternyata Ini Modusnya

SUMEDANG – Sejak penerapan aturan pelarangan mudik Idul Fitri 1442 Hijriah pada 6 Mei 2021 kemarin, telah banyak kendaraan yang tetap memaksakan diri untuk pulang kampung. Namun, menurut peraturan yang berlaku, para pemudik harus putar balik, kecuali memang sedang dalam urusan genting.

Terkait aturan itu, Kapolsek Jatinangor, Kompol Aan Supriatna menceritakan kejadian menarik saat menjaga Pos Penyekatan.

Saat tengah memeriksa setiap kendaraan yang masuk di wilayah Pos Pam (Pengamanan) Jatinangor yang berlokasi di Desa Sayang, depan Perumahan IKOPIN, terdapat pemudik mencoba kelabui petugas.

“Jadi waktu kemarin satu rombongan pakai mobil, lewat di Pos Pam (Desa) Sayang, penuh penumpang,” kata Aan kepada Jabar Ekspres saat ditemui di Mapolsek Jatinangor, Selasa (11/5).

Menurutnya, alasan dari pengemudi yang membawa rombongan tersebut kurang masuk akal, sehingga menambah kecurigaan petugas gabungan.

“Supirnya saat kita periksa tidak bawa surat rapid dan tidak bawa surat tugas. Tapi yang makin aneh dia bilang mau nagih hutang katanya ke Sumedang,” ujarnya.

Kapolsek curiga, sebab dalam mobil tersebut tampak penuh oleh rombongan satu keluarga, bukan rombongan debt collector atau penagih hutang.

“Dalemnya ada enam orang. Aneh aja mau nagih hutang tapi isinya ibu-ibu dan anak-anak. Jelas ini mau mudik,” imbuhnya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga