“Kejadian yang terjadi dua minggu lalu itu masih menyimpan luka dan kerugian materil bagi warga Jl. Mujair Pancoran Mas. Tidak salah rasanya PSI Kota Depok mengangkat #daruratdepok sebagai bentuk kekecewaan kami,” imbuhnya.
Tak hanya itu, ia juga mengkritisi jargon yang diangkat di perayaan HUT ke-22 Kota Depok. Menurut dia, jargon tersebut justru hanya mempertegas serta mengafirmasi permasalahan yang ada.
“Bahkan jargon ‘Nyok Depok Bangkit’ dapat dikatakan mengkonfirmasi adanya kegagalan dan keterpurukan selama 15 tahun di bawah kepemimpinan PKS memimpin Kota Depok,” tukas dia.
Baca Juga:Rakor Tahunan BBC SKILLS Hasilkan Kesepakatan BaruIbrahimovic Diduga Terlibat dengan Perusahaan Judi, UEFA Gerak Cepat
Ia pun terus menanti gebrakan baru setelah naiknya IBH menggantikan Wakil Wali Kota sebelumnya.
“Peningkatan kinerja pemimpin daerah terutama dari Bapak Wakil Wali Kota Kota Depok Imam Budi Hartono sangat kami tunggu gebrakannya,” terangnya.
“Karena dari awal kami tidak menaruh banyak harapan terhadap kinerja dari Bapak Wali Kota kita yang tampak mandul dalam melaksanakan tugasnya selama periode pertama kepemimpinannya,” sambungnya lagi.
Terakhir pihaknya mewakili PSI Kota Depok mengucapkan selamat ulang tahun dan berharap Depok ke depan lebih baik lagi.
“Selamat ulang tahun Kota Depok. PSI Kota Depok berkomitmen akan terus mengawal dan mengkritisi kebijakan maupun pembangunan Kota Depok agar lebih baik di kemudian hari,” pungkasnya. (Mg12).
