oleh

Dewan Minta Proses Hukum Terkait Dugaan Korupsi di Dinas Damkar Depok Kedepankan Asas Praduga Tak Bersalah

DEPOK – Kasus dugaan korupsi di Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok kini semakin berkembang luas. Hal itu bermula dari isu pengadaan pakaian dinas lapangan (PDL) bagi petugas Damkar yang dinilai tidak sesuai spesifikasi.

Kasus tersebut pertama kali mencuat setelah Sandi Butar Butar, salah satu karyawan atau pegawai honor di Dinas Damkar mengeluhkan sepatu boat yang diadakan untuk para petugas Damkar yang menurutnya tidak sesuai standar.

Hal itu diketahui Sandi setelah membandingkan sepatu yang diterimanya dengan harga jualnya. Ia lalu mendapatkan bahwa harga dan jenis sepatu tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi yang mestinya digunakan oleh para petugas di lapangan.

Sontak, isu tersebut kemudian mendapat respons dari berbagai pihak. Tidak hanya itu, isunya pun terus berkembang hingga menyasar pada masalah lainnya, termasuk isu pemotongan honor yang diterima para petugas Damkar.

 

Bijak dalam Menanggapi Informasi yang Beredar

Menanggapi wacana yang beredar, Anggota Dewan Provinsi Jawa Barat (Jabar), H.M. Hasbullah Rahmat pun akhirnya buka suara. Ia meminta agar publik tetap bijak dalam menanggapi persoalan ini.

Dirinya pun meminta kepada aparat penegak hukum agar senantiasa mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam memproses perkara ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga