Sering Terjadi Banjir dan Longsor, Ibu Djati Kembali Lakukan Penghijauan Agar Sumedang Menjadi Kota Buludru

Sering Terjadi Banjir dan Longsor, Ibu Djati Kembali Lakukan Penghijauan Agar Sumedang Menjadi Kota Buludru
Ketua Incu Buyut Peduli Djatinangor (Ibu Djati), Dadang Mulyadi atau akrab disapa Dadang Bendo (kanan) saat meninjau lokasi untuk penanaman pohon di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang pada Rabu (31/3)
0 Komentar

“Karena keserakahan tidak memperhatikan sebab dan akibat yang akan terjadi, ketika terjadi bencana cukup bilang ini adalah bencana da harus jadi cermin bagi kita semua,” lanjutnya.

Dadan Bendo berpesan, bahwa kita sebagai manusia harus bersama-sama mencintai alam.

“Jangan semena-mena membuat perijinan bangunan di tempat-tempat yang rawan bencana dengan dalih apapun. Hijaukan hutan jaga mata air, jangan sampai kita merusaknya karena suatu kepentingan,” pungkasnya.

Baca Juga:Masih Rawan Aksi Pungli di Beberapa Titik Penutupan JalanAyah Tega Cabuli Anak Tirinya Setelah Berikan HP Baru

Ia berharap, dengan upaya menanam pohon pada Selasa (6/4) mendatang, dapat sangat bermanfaat bagi masa depan.

“Semoga bisa menjadi ciri dan membuat sejarah bagi anak cucu kita ke depannya, karena 5 tahun ke depannya yang dapat merasakannya adalah generasi kita selanjutnya,” tutup Dadang Bendo. – (Mg6/wan)

0 Komentar