JABAR EKSPRES – Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Bandung berhasil menetapkan 13 orang tersangka dalam insiden penyerangan kepada petugas yang terjadi pada Selasa, 20 Oktober 2026 lalu di Simpang Sulanjana, Kota Bandung.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi mengatakan, dari 13 orang tersangka yang berhasil diamankan tersebut, jajarannya akan terus melakukan pendalaman guna mengungkap siapa aktor utama dalam insiden penyerangan tersebut.
“Tersangka sampai saat ini sudah 13 orang dan akan terus berkembang sampai kepada aktor yang merencanakan serta menggerakkan, tidak hanya yang melakukan sesuai perannya masing-masing. Kami (akan) menggunakan scientific crime investigation dalam pembuktiannya, sehingga penegakan hukum ini tuntas,” katanya, Kamis (29/10).
Baca Juga:Asintel Panglima TNI Sambut Atase Militer Negara Sahabat dalam MILAT Tour 2026 di Bandung8.523 Koperasi Merah Putih Terbentuk di Jateng, 64 Persen Sudah Beroperasi
Sementara itu, untuk petugas yang menjadi korban dalam insiden tersebut, Dedi mengungkapkan kini kondisinya telah berangsur membaik. Hingga saat ini menurutnya, tersisa dua petugas atau personel yang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena mendapatkan luka berat dalam insiden tersebut.
“Satu yang patah tangannya, kemudian satu yang dislokasi di bahu sebelah kirinya,” ucapnya.
Dedi menyebut, untuk terduga pelaku yang menyebabkan salah satu petugas mengalami luka berat yakni dislokasi, kini telah diamankan oleh jajaranya.
Lebih lanjut Dedi menuturkan, guna dapat mengungkap hal ini secara menyeluruh, jajarannya kini telah membidik otak penggerak di balik insiden tersebut.
Sebelumnya, aparat kepolisian tengah melakukan proses penyelidikan terhadap insiden penyerangan oleh sekelompok orang kepada kendaraan pengendalian massa atau Dalmas, yang terjadi pada Selasa, 20 Oktober 2026 malam di Simpang Sulanjana, Kota Bandung.
Dikatakan Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi, dalam insiden penyerangan oleh sekelompok orang tersebut sebanyak 3 anggota kepolisian dikabarkan mengalami luka-luka.
“Tiga orang mengalami luka di bagian kepala dan tangan. Peristiwa ini akan kami selidiki secara menyeluruh. Anggota yang terluka sudah dibawa ke rumah sakit dan mendapatkan penanganan medis,” ucapnya, Rabu, (21/10).
Baca Juga:Jadi Inspirasi Kader Muda Nasional, Wagub Taj Yasin Berbagi Resep KepemimpinanPilkades Digital Diklaim Murah, Ini Belanja Sewa Perangkatnya
Menurut informasi yang didapatnya, insiden tersebut terjadi ketika para anggota salah satunya yang menggunakan kendaraan Dalmas hendak kembali ke wilayah Dago Cikapayang, usai melakukan pengamanan aksi demonstrasi yang terjadi di beberapa lokasi di wilayah Kota Bandung.
