Drainase Jalan Demang Hardjakusumah Diperlebar Jadi 1 Meter, Anggaran Tembus Rp1,19 Miliar

Pelebaran Kapasitas Drainase di Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, Kota Cimahi (Doc. Diskominfo Kota Cimahi)
Pelebaran Kapasitas Drainase di Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, Kota Cimahi (Doc. Diskominfo Kota Cimahi)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Cimahi memperbesar kapasitas drainase di Jalan Rd. Demang Hardjakusumah, dari semula 60 sentimeter menjadi 100 sentimeter.

Pekerjaan ini ditujukan untuk meningkatkan daya tampung air hujan sekaligus menekan risiko genangan yang meluap ke badan jalan.

Perbaikan saluran sepanjang 265 meter tersebut menjadi bagian dari penataan infrastruktur di sekitar kawasan Pemerintah Kota Cimahi. Dengan dimensi yang lebih besar, drainase diharapkan mampu mengalirkan debit air lebih optimal, terutama saat curah hujan meningkat.

Baca Juga:Asintel Panglima TNI Sambut Atase Militer Negara Sahabat dalam MILAT Tour 2026 di Bandung8.523 Koperasi Merah Putih Terbentuk di Jateng, 64 Persen Sudah Beroperasi

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cimahi, Hendra Gunawan, mengatakan pembesaran saluran dilakukan untuk meningkatkan kapasitas tampung air.

“Drainasenya diperbesar dari 60 sentimeter menjadi 100 sentimeter agar bisa menampung debit air lebih besar,” ujar Hendra, Kamis (29/10/26).

Selain pembenahan drainase, pekerjaan tersebut meliputi penataan dan perbaikan trotoar di sepanjang kawasan proyek. Kedua pekerjaan dilaksanakan secara bersamaan dengan nilai anggaran Rp1,199 miliar yang bersumber dari APBD Kota Cimahi tahun 2026.

“Kedua pekerjaan tersebut dilaksanakan secara bersamaan dengan nilai anggaran Rp1,199 miliar yang bersumber dari APBD Kota Cimahi tahun 2026,” katanya.

Pembesaran drainase diharapkan dapat memperlancar aliran air hujan dan mengurangi potensi genangan di Jalan Rd. Demang Hardjakusumah.

Namun, keberhasilan upaya tersebut tidak hanya bergantung pada dimensi saluran. Kondisi drainase di bagian hilir, pemeliharaan rutin, hingga intensitas hujan juga memengaruhi kemampuan saluran mengalirkan air.

Hendra berharap peningkatan kapasitas drainase dapat mempercepat surutnya genangan saat hujan turun. Dengan begitu, aktivitas masyarakat dan pengguna jalan di kawasan tersebut tidak terlalu terganggu.

Baca Juga:Jadi Inspirasi Kader Muda Nasional, Wagub Taj Yasin Berbagi Resep  KepemimpinanPilkades Digital Diklaim Murah, Ini Belanja Sewa Perangkatnya

Hingga saat ini, progres pengerjaan drainase dan trotoar telah mencapai 96 persen. Penyelesaian seluruh pekerjaan ditargetkan dalam waktu 7–10 hari sejak 27 Oktober 2026.

“Setelah rampung, infrastruktur tersebut diharapkan dapat menunjang kelancaran aliran air sekaligus meningkatkan kenyamanan pejalan kaki,” katanya menutup. (Mong)

0 Komentar