oleh

Masih Rawan Aksi Pungli di Beberapa Titik Penutupan Jalan

BANDUNG – Penutupan beberapa ruas jalan di Kota Bandung merupakan arahan Walikota Bandung yang tertuang dalam Peraturan Walikota (Perwal) Bandung No. 73 tahun 2020 tentang pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Penutupan jalan tersebut ditujukan untuk menekan mobilitas masyarakat melakukan aktivitas yang tidak penting. Hal tersebut dianggap sebagai solusi supaya virus korona tidak kian masif menyebar.

Beberapa ruas jalan akan ditutup ketika senja tiba. Dan, salah satunya di jalan Dipatiukur, dekat Monumen Perjuangan (Monju) Rakyat Jawa Barat. Penutupan dan penjagaan di jalan itu, dilakukan oleh aparat dari pihak dinas perhubungan (dishub) dibantu Satpol PP, kepolisian dan satuan perlindungan masyarakat (satlinmas) dari kecamatan Coblong.

Baca Juga:  Partai Golkar Do'akan Para Korban KRI Nanggala-402

Memang, saat awal-awal bertugas menjaga barrier orange itu, anggota dishub, satpol PP dan satlinmas terlihat masih setia di titik-titik penjagaan. Tapi jangan harap pemandangan itu bertahan ketika malam semakin pekat.

Padahal, penutupan jalan itu berlangsung dari sore hingga subuh. “Tidak bisa lewat Pak, jalannya ditutup. Baru akan dibuka pukul 05.00. Nanti ketika pukul 00.00 akan ada pergantian shift penjagaan,” ujar salah seorang anggota dari dishub ketika
menjaga penutupan di jalan Dipatiukur.

Baca Juga:  Gereja Katedral Santo Petrus Batasi Jumlah Jemaat dan Terapkan Pendaftaran Sistem Barcode

Betul bahwa ada pergantian shift jaga, tapi yang mengganti adalah para pria berpakaian seperti-mohon maaf- preman dengan melakukan penarikan uang bagi pengendara yang
mencoba melintas di jalan itu (pungli).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga