JABAR EKSPRES – Generasi Z kini mulai menunjukkan potensi sebagai pasar baru bagi pembiayaan konsumer syariah, terutama pada produk investasi emas.
Bahkan berdasarkan catatan PT BCA Syariah, partisipasi generasi muda pada pembiayaan emas telah mencapai sekitar 19 persen. Hal ini menjadi salah satu peluang pertumbuhan bisnis perseroan ke depan.
Kepala Satuan Kerja Bisnis Ritel dan Konsumer BCA Syariah Bukit Mas Siahaan mengatakan perubahan perilaku generasi muda membuka peluang bagi industri perbankan syariah untuk mengembangkan produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Baca Juga:Kontingen Kabupaten Tasikmalaya Bidik 26 Emas di Porprov Jabar 2026, Bonus Rp100 Juta untuk Peraih EmasPolres Tasikmalaya Intensifkan Patroli Dialogis Cegah Gangguan di Momen Peringatan Sumpah Pemuda
“Gen Z mulai lebih banyak yang mengambil pembiayaan emas, angkanya sekitar 19 persen. Jadi di sini kami melihat peluang bahwa ke depannya ada potensi market yang berkembang di generasi Z,” katanya, Kamis, (29/10).
Potensi tersebut terlihat berbeda jika dibandingkan dengan pembiayaan kepemilikan rumah atau KPR. Saat ini, pembiayaan KPR BCA Syariah masih didominasi generasi milenial dengan porsi 71,2 persen. Sementara itu, kontribusi Generasi Z baru mencapai 7,4 persen.
Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan finansial generasi muda dapat berkembang secara bertahap, mulai dari membangun kebiasaan investasi hingga mempersiapkan kepemilikan aset bernilai lebih besar.
BCA Syariah merespons peluang tersebut melalui pengembangan layanan digital. Aplikasi mobile banking BSya memungkinkan nasabah mengakses berbagai layanan, mulai dari pembukaan tabungan hingga pengajuan pembiayaan emas.
Selain memperluas akses, layanan digital dinilai dapat membantu generasi muda memperoleh pengalaman perbankan yang lebih praktis. Kemudahan tersebut menjadi salah satu aspek penting untuk menjangkau nasabah yang semakin terbiasa menggunakan layanan berbasis teknologi.
Meski demikian, pengembangan pasar anak muda tetap perlu disertai edukasi keuangan. Pemahaman mengenai karakteristik produk, risiko investasi, kemampuan membayar, dan tujuan keuangan menjadi faktor penting sebelum nasabah mengambil pembiayaan.
Dengan meningkatnya partisipasi Generasi Z pada pembiayaan emas, BCA Syariah melihat adanya ruang untuk memperluas basis nasabah sekaligus mengembangkan layanan konsumer yang relevan bagi kelompok usia produktif.
