BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil (RK) mengucapkan terima kasih atas hasil survei Indikator Politik Indonesia yang menyatakan sosok Ridwan Kamil, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan masuk ke dalam tiga besar calon presiden (capres) pilihan anak muda atau milenial.
Sebelumnya, Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis survei pilihan anak muda terhadap calon presiden pilihannya, nama Anies Baswedan menjadi pilihan terbanyak di antara 17 nama lainnya.
“Di antara 17 nama yang paling tinggi secara absolut yang tertinggi itu Anies Baswedan,” kata Direktur Eksekutif Indikator Indonesia Burhanuddin Muhtadi dalam acara zoom meeting Rilis Survei Indikator: Suara Anak Muda tentang Isu-isu Sosial, Politik Bangsa, Minggu (21/3).
Baca Juga:Belasan Tahun Menjanda, Yuni Shara: Aku Bukan Tipe Cewek yang Gak Bisa Gak Ada CowokSiap Mendukung Aktivitasmu dalam Situasi Hujan-hujanan, Berikut Kegunaan Lebih Jauh IP67 dari Samsung Galaxy A72
Berdasarkan hasil survei itu, Anies mendapatkan pilihan sebesar 15,2 persen. Disusul Ganjar Pranowo sebesar 13,7 persen, dan Ridwan Kamil 10,2 persen.
“Ya saya mah hatur lumayan weh. Saya tidak berubah etos kerjanya. Tidak ngatur-ngatur, tidak ngebuzzer-buzzer, tidak. Tapi kalau diapresiasi secara elektroral ya alhamdulillah,” kata RK ketika diminta tanggapan soal hasil survei tersebut, di Bandung, Selasa, (23/3).
Survei tersebut berlangsung dalam kurun waktu 4 hingga 10 Maret 2021 dengan metode simple random sampling yang melibatkan 206.983 responden yang terdistribusi secara acak.
RK: Yang Paling Penting Kinerja Terbaik untuk Warga Jabar
RK menuturkan hasil survei tersebut tak akan mengubah etos kerjanya selama ini. Menurutnya, saat ini yang paling penting adalah memberikan kinerja yang terbaik untuk warga Jawa Barat.
“Dan juga masih panjang. Jadi intinya mah faktanya diterima, tapi tidak mengubah etos kerja. Saya tetap semangat, tetap kreatif, tetap inovatif,” kata dia.
Ia mengatakan, kalangan milenial saat ini telah mendapatkan literasi politik secara digital. Semakin rajin pemimpin mengabarkan pencapaiannya di dunia maya, katanya, apresiasi itu pasti muncul.
“Dan di era milenial, baliho-baliho politik sepertinya tidak akan laku,” katanya.
Baca Juga:Grab Vaccine Center dengan Pendekatan 3-In-1 Berhasil Memvaksinasi Lebih dari 5.000 Penduduk di Kota BandungKadisdik: Efektivitas Pembelajaran Online Hanya 40 Persen
Sementara itu, terkait nama Ganjar dan Anies yang masuk ke dalam tiga teratas, RK tidak menganggap mereka sebagai saingan.
“Buat saya semuanya calon mitra bukan saingan. Karena kalau capres itu bukan soal elektabilitas perseorangan namun pasangan,” ujar Kang Emil. (antaranews)
