Atlet yang Akan Bertanding di PON XX Akan Dapat Jatah Vaksinasi

Atlet yang Akan Bertanding di PON XX Akan Dapat Jatah Vaksinasi
Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil atau Kang Emil. (Dok Humas Pemprov Jabar)
0 Komentar

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan 2.000 dosis vaksin COVID-19 untuk atlet dan ofisial yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan digelar pada 2-15 Oktober 2021 di Papua, kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Bandung, Selasa, (16/3).

Sebelum Presiden Joko Widodo mengumumkan PON XX 2021 di Papua, Ridwan mengaku memprediksi PON tetap digelar tahun ini sehingga telah menyiapkan berbagai hal seperti anggaran untuk latihan atlet, termasuk vaksinasi COVID-19.

“Makanya dibanding provinsi lain menurut penuturan para atlet, kita mah terus melakukan latihan tidak berhenti, anggaran juga disesuaikan, jadi harusnya persiapan untuk PON Papua 2021 kita kondisinya primalah,” kata dia.

Baca Juga:Lihat Garangnya Nana Adu Tinju dalam Drama Terbarunya Oh My Ladylord!Milenial Harus Ubah Mindset tentang Bertani, Regenerasi Petani Penting untuk Jaga Ketahanan Pangan

Menurut Ridwan, vaksinasi atlet Jabar ini dilakukan beberapa bulan sebelum PON agar vaksin bisa optimal melawan COVID-19.

“Jangan sampai mepet disuntikkan dekat-dekat mau hari H pelaksanaan PON,” kata Ridwan.

PON XX Tetap Dilaksanakan

Sebelumnya Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali menegaskan PON XX tetap dilaksanakan pada 2-15 Oktober 2021 di Papua.

“Arahan Bapak Presiden, karena ini sudah siap, kita akan lakukan pada 2021. Tidak ada penundaan PON karena ini sudah sempat kita tunda pada 2020,” kata Zainudin usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, kemarin.

Menurut Zainudin, pemerintah masih mengkaji kepastian tata cara pelaksanaan kompetisi olahraga dalam PON. Di mana beberapa opsi disiapkan, meliputi PON tanpa penonton, kapasitas penonton hanya separuhnya, atau tetap berlangsung secara normal.

“Tentu ada pertanyaan, akan seperti apa pelaksanaannya. Kita akan lihat perkembangannya nanti,” kata dia.

Zainudin menuturkan penerapan protokol kesehatan akan menjadi aspek penting dalam PON. Pemerintah akan mempelajari pelaksanaan Olimpiade Tokyo, Juli-Agustus 2021.

Baca Juga:Minimalisir Dampak Negatif Pembangunan, Plt Wali Kota Cimahi Ngatiyana Sebut Bakal Selektif Keluarkan IzinLuar Biasa! Bos Aplikasi Chating Ini Sumbangkan Sebagian Besar Kekayaannya yang Berjumlah Ratusan Triliun

“Kita akan lihat penerapannya (Olimpiade Tokyo) seperti apa. Protokol Kesehatan tentu akan menjadi penting dan harus dilakukan dengan disiplin,” kata dia.

Presiden Jokowi juga berpesan agar seluruh kontingen PON XX dan masyarakat di lokasi pertandingan juga mendapat vaksin sebelum pertandingan berlangsung. Hal itu untuk memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam PON XX aman.

“Bahkan Bapak Presiden juga mengarahkan agar masyarakat di sekitar venue itu divaksin dan memastikan bahwa Oktober nanti mereka semua sudah tervaksin,” pungkas Zainudin. (antaranews)

0 Komentar