Belanja Sparepart Murah dan Berkualitas di Pasar Loak Astanaanyar

Belanja Sparepart Murah dan Berkualitas di Pasar Loak Astanaanyar
0 Komentar

BANDUNG –  Pada umumnya berbelanja keperluan pribadi atau keperluan rumah tangga hendak dilakukan di Pasar Tradisional ataupun di Pasar Swalayan dan di Pusat – pusat perbelanjaan.

Namun ada hal yang unik, Pasar yang berlokasi di sepanjang jalan Astanaanyar, Kota Bandung ini tidak menjajakan kebutuhan rumah tangga dan pribadi, melainkan menjajakan barang – barang bekas (loak).

Sementara itu, salah satu pedagang sepeda dan sparepart bekas, Enung Suryana, mengatakan bahwa awal mula pasar loak ini sudah ada pada tahun 1960-an. Ia sendiri mulai berdagang di pasar loak ini pada tahun 2000-an.

Baca Juga:Kembangkan Ekonomi Desa, Anindya Bakrie Siap Adopsi Strategi Kang EmilSejumlah Mahasiswa Gelar Aksi Penggalangan Dana untuk Warga Tak Mampu

“Ya kalo awalnya sih setahu saya udah ada di tahun 60-an. Tapi masih di sana deket Jalan Plana. Nah kalo saya mulai berjualan disini udah dari sekitar tahun 2000- an. Kurang lebih 20 tahunan lah,” ungkapnya saat ditemui di lokasi pada, Selasa, (9/3).

Enung, juga menceritakan bahwa dulu awalnya di sepanjang jalan Astanaanyar yang berdekatan dengan pertigaan Taman Tegalega ini merupakan kawasan perkantoran.

“Kalo awalnya disini pas sebelum pedagang loak maju kesini, disini tuh kawasan perkantoran,”ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa barang yang dijajakan di lapaknya ini merupakan barang – barang yang berkualitas, meskipun kondisinya sudah bekas.

“Nah kalo soal barang yang dipajang ini saya  menjamin barang – barang disini semuanya semuanya kualitas nya baik lah. Ya kalo kondisi barang iya memang cuman kotor doang namanya juga barang bekas,” ungkap Enung sambil tertawa.

Sementara itu, ia juga menyebutkan bahwa barang – barang dan sparepart yang dijual sangat bervariasi, mulai dari Rp30.000 hingga Rp100.000 tergantung jenis dan kondisi barangnya sendiri.

Belanja Sparepart Murah dan Berkualitas di Pasar Loak Astanaanyar

“Kalo harga sih ya tergantung sih, macem – macem juga ada yang 30 ribu, ada yang 50 ribu sampe ada yang 100 ribu ke atas, tergantung juga sih kondisi nya sama merek barang nya juga,” pungkasnya.

Baca Juga:Vaksinasi Tahap I Nakes di Kabupaten Bandung Capai 97 PersenTerkait KLB Demokrat di Deli Serdang Sumut, Ketua DPC Kabupaten Sumedang Nyatakan Penolakan

Ia juga menambahkan bahwa untuk ketersediaan barang rata – rata pedagang yang berada di sepanjang Jalan Astanaanyar biasanya mengambil dari bandar loak atau orang – orang yang berniat menjual karena tidak membutuhkannya lagi. (Mg10)

0 Komentar