oleh

Pemkot Bandung Segera Putuskan Aturan Penyegelan Tempat Hiburan

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan segera memastikan terkait rencana penambahan waktu penyegelan bagi pelaku usaha yang melanggar aturan saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Apabila sesuai rencana, aturan tersebut akan rampung pada hari ini, Senin (21/2).

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna. Menurutnya, pelanggaran yang dilakukan oleh pelaku usaha masih ada.

Baca Juga:  Pakar Telekomunikasi ITB: Bukit Algoritma Butuh Ekosistem Digital yang Kuat

“Faktanya pelanggaran nyata ada, makanya jadi pemikiran kita, jadi penguatan penegakan hukum harus lebih maksimal, karena fakta di lapangan jujur saja kita saksikan pelanggaran masih ada,” ujar Ema di Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Senin (22/2)

Menurutnya, kebijakan penambahan waktu penyegelan dari tiga hari menjadi 14 hari saat ini masih dalam tahap pembahasan. Namun, rencana tersebut telah disampaikan dalam rapat terbatas (ratas) pimpinan di lingkungan pemerintah kota (pemkot).

Baca Juga:  Meski Kasus COVID-19 di Indonesia Membaik, Kemenko Perekonomian: Tetap Waspada Serta Terapkan Prokes dengan Ketat

“Hari ini final, kalau terjadi perubahan, kami kembalikan  kepada otoritas kewenangan artinya di sana perwal ada perubahan. Walaupun perubahan ke aspek penegakan hukum,” jelas Ema.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bandung Oded M Danial mengaku, pihaknya telah mendapatkan laporan tentang hasil pemantauan di lapangan, dan masih ditemukan pelanggaran saat PSBB. Dia pun telah mengintruksikan agar pembahasan penambahan waktu penyegelan segera dituntaskan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga