oleh

Warga Kota Bandung Tanggapi Operasi Senyap di Kafe dan Tempat Hiburan

BANDUNG – Warga Kota Bandung turut menanggapi rencana Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 yang akan melakukan operasi senyap di beberapa kafe dan tempat hiburan. Operasi tersebut merupakan langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk menindak pelanggaran yang terjadi guna menekan penyebaran Covid-19.

Menurut salah satu warga Cibiru, Rafiq mengatakan, operasi tersebut memang sangat perlu diadakan. Namun, ia berpendapat, alangkah lebih baiknya apabila Satgas Covid-19 lebih menekankan pada aspek peningkatan kesadaran para pelaku usaha.

Baca Juga:  Jadi Plt Bupati Bandung Barat, Berikut Ini Fokus Utama Hengky Kurniawan

“Menurut saya perlu banget (operasi). Cuman dari Satgasnya jangan soal melaksanakan peraturan harus sidak. Kasih kesadaran, ga perlu lagi pelajaran. Soalnya rata-rata tempat hiburan yang patuh aturan karena takut disidak, bukan benar-benar patuh (aturan),” ungkapnya saat dihubungi, Rabu (17/2).

Selain dilihat dari aspek pelaku usaha, kata Rafiq, kesadaran pengunjung juga memiliki peran penting terkait adanya aturan jam operasional maupun penerapan protokol kesehatan. Tak heran, jika dirinya juga sering mengunjungi kafe yang melebihi jam operasional.

Baca Juga:  Rencana Revitalisasi Stadion Sangkuriang Masih Belum Jelas, Proses Lelang Belum Beres

“Pernah ke kafe melebihi jam operasional, dan saya pun sudah sadar. Cuman ya saya gak punya hak otoritas buat ngasih tau ke tempat yang saya kunjungi terkait jam operasional. Kalau nongkrong sama temen, suka ngajak pulang duluan ketika sudah melebihi batas jam operasional,” ungkap Rafiq.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga