Google Luncurkan Ringkasan Berita AI di Discover, Trafik Media Online Terancam Turun

Google Luncurkan Ringkasan Berita AI di Discover, Trafik Media Online Terancam Turun
Google Luncurkan Ringkasan Berita AI di Discover, Trafik Media Online Terancam Turun
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Google kembali melakukan gebrakan dalam dunia pemberitaan digital dengan meluncurkan fitur ringkasan berita berbasis kecerdasan buatan (AI) di halaman Discover, yaitu halaman utama berita yang bisa diakses melalui aplikasi Google di perangkat Android dan iOS.

Langkah ini menandai perubahan besar dalam cara pengguna mengonsumsi informasi, sekaligus memicu kekhawatiran baru di kalangan penerbit media.

Ringkasan AI Resmi Hadir di Google Discover AS

Dilansir dari TechCrunch, Google mengonfirmasi bahwa kehadiran ringkasan berita ini bukan sekadar eksperimen terbatas, melainkan telah diluncurkan secara resmi untuk pengguna di Amerika Serikat.

Baca Juga:Ini Alasan Kenapa Sound Horeg Haram Menurut MUISolidaritas yang Salah Sasaran, Ekonom: Berpotensi Merusak Ekonomi Nasional

Dalam tampilan baru ini, pengguna tidak lagi hanya melihat satu sumber berita.

Sebagai gantinya, mereka akan menemukan logo beberapa media di pojok kiri atas, disertai ringkasan berita yang dirangkai oleh AI, lengkap dengan atribusi ke sumber asli.

Namun, Google tetap memberikan peringatan penting, ringkasan tersebut dihasilkan secara otomatis oleh AI dan berpotensi mengandung kesalahan.

Untuk saat ini, fitur ini difokuskan pada konten bergaya hidup seperti olahraga dan hiburan yang sedang naik daun.

Tidak Hanya Ringkasan, Google Juga Uji Tampilan Baru Berita

Selain menambahkan ringkasan AI, Google juga menguji format penyajian berita yang lebih ringkas dan interaktif.

Beberapa artikel kini dilengkapi dengan poin-poin penting di bawah judul, atau dikelompokkan dengan berita serupa.

Meskipun tidak semuanya ditandai sebagai hasil AI, perubahan ini menunjukkan pendekatan Google yang semakin mengutamakan efisiensi dalam penyajian informasi.

Baca Juga:Telkom Gandeng IBM Indonesia dan F5 Networks Kenalkan Pentingnya AI dan Cybersecurity bagi Generasi MudaTelkom Packfest 2025 : 636 UKM Naik Kelas dengan Kemasan Lebih Menjual

Contohnya, artikel mengenai kesepakatan Donald Trump dengan Ukraina kini dilengkapi tautan ke berita relevan, sementara laporan The Washington Post mengenai kebijakan imigrasi ICE ditampilkan bersama highlight isi berita.

Dampak Bagi Media Online

Langkah agresif Google dalam memperkenalkan fitur berbasis AI memunculkan kekhawatiran di kalangan penerbit berita.

Mereka khawatir fitur-fitur seperti AI Overview dan AI Mode, yang memberikan jawaban langsung di hasil pencarian, akan mengurangi klik langsung ke situs mereka.

Data dari TechCrunch menunjukkan bahwa:

  • Trafik pencarian global turun 15% secara tahunan per Juni 2025.
  • Pencarian tanpa klik (zero-click searches) meningkat dari 56% pada Mei 2024 menjadi 69% pada Mei 2025.
  • Kunjungan organik dari Google turun drastis dari 2,3 miliar menjadi kurang dari 1,7 miliar.
0 Komentar