Dugaan Adanya Kartel di Balik Naiknya Harga Daging Sapi

daging
Toni seorang pedagang daging sedang memotong daging beku yang akan dijual kepada pelanggannnya, Rabu (26/4). Dalam waktu dekat Bulog juga akan menyalurkan daging beku untuk menekan harga daging tidak naik di pasaran.
0 Komentar

“Yang saya tahu teman-teman di Kanwil saat ini tengah memantau di lapangan semua, jadi sekarang kita belum dapat hasil dari mereka,” tuturnya.

KPPU sendiri, lanjut Deswin, tidak perlu menunggu adanya laporan dari instansi tertentu terkait adanya dugaan kartel. Sebab, KPPU disebut Deswin selalu memantau perkembangan di lapangan. “Yang kami lakukan adalah inisiatif, langsung memantau lapangan. Jadi kita tidak perlu tunggu laporan,” pungkasnya.

Mengutip laman infopangan.jakarta,go.id, pada Rabu (3/2), harga daging sapi murni (semur) berada di angka Rp126.170 per kg. Harga tersebut naik Rp106 per kg jika dibandingkan pada hari sebelumnya.

Baca Juga:Duka Cita Untuk Kades Cinunuk yang Gugur Terkena COVID-19Hadirkan Stasiun Pengisian Listrik dan Alat Penyimpanan Daya, PLN Terangi Desa Terpencil Di NTT

Sementara itu untuk harga daging sapi has (paha belakang), tercatat mengalami kenaikan Rp348 per kilogram menjadi Rp129.786 per kg dibanding pada hari sebelumnya. (Fin.co.id)

0 Komentar