oleh

Objek Wisata di Kawasan Lembang Harus Terapkan Prokes Secara Ketat

NGAMPRAH – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengingatkan pengelola objek wisata untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Hal tersebut lantaran saat ini Bandung Barat tengah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejak 11 sampai 25 Januari mendatang.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB, Sri Dustirawati mengatakan tidak ada ketetapan objek wisata harus tutup pada saat PPKM. Hanya saja carrying capacity dan jam operasional yang mengalami pembatasan.

“Tetap beroperasi dan besok menghadapi akhir pekan. Kita ingatkan agar taat pada carrying capacity tetap tidak boleh dari 50% serta jam operasional maksimal pukul 19.00 WIB,” kata Sri saat dihubungi, Jumat (15/1).

Selain aturan tersebut para pengelola restoran, rumah makan, di dalam atau luar kawasan wisata harus membatasi kapasitas tempat duduknya hingga 25%. Jarak kursi dan meja juga harus dibatasi ada jeda supaya tidak berdempetan satu sama lain.

Pihaknya juga sudah memberikan sosialisasi ke para pemilik tempat usaha di KBB yang jumlahnya mencapai 66 objek wisata. Supaya memperketat pengawasan orang dan disiplin menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah Covid-19.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak pengusaha wisata untuk mengikuti arahan selama PPKM. Serta memaksimalkan pengawasan baik dengan pihak kepolisian, TNI, Dinkes, Satpol PP dan BPBD,” sebutnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga