oleh

Satu Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ182 Berhasil Teridentifikasi

Temuan itu merupakan akumulasi dari pencarian pertama sejak 9 Januari 2021, sesaat setelah pesawat jatuh.

“Sampai sore ini ada perkembangan. Yang tadinya 18 kantong jenazah yang sudah kita temukan, hari ini bertambah 22 kantong. Jadi total kita sudah kumpulkan 40 kantong jenazah (berisikan body part),” ujarnya di Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Jakarta Utara.

Dikatakannya, Basarnas akan memproritaskan kepada evakuasi korban di operasi SAR hari ketiga. Namun, tanpa mengesampingkan temuan puing-puing pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Baca Juga:  Imbau Masyarakat Tak Usah Ngabuburit di Jalur Kereta, Begini Kata PT KAI Daop 2 Kota Bandung

“Seperti saya katakan fokus kita pada operasi SAR ini kepada evakuasi korban. Adapun material ada tambahan dua kantong dan saat ini operasi SAR masih berlangsung di area. Saya juga mohon doa dan support-nya kepada seluruh masyarakat agar operasi ini berjalan lancar dan kita bisa selesaikan dengan baik,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Sub Komite IK Penerbangan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Nurcahyo Utomo mengatakan pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu kemungkinan pecah saat menabrak perairan. Hal itu menurutnya didasarkan atas puing-puing yang ditemukan.

Baca Juga:  Selama Ramadan, Jam Kerja Polri Bakal Dipangkas

“Kami tidak tahu pasti, tapi jika kami melihat puing-puingnya, tersebar di daerah yang tidak terlalu luas,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga